Aksi Satpam Selamatkan Bocah 4 Tahun Korban Kecelakaan Maut di Cibubur

ADVERTISEMENT

Aksi Satpam Selamatkan Bocah 4 Tahun Korban Kecelakaan Maut di Cibubur

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Selasa, 19 Jul 2022 10:57 WIB
Satpam bernama Kunto Wira, saksi kecelakaan maut truk Pertamina di Cibubur.
Foto: Rizky/detikcom
Jakarta -

Kecelakaan maut melibatkan truk Pertamina terjadi di traffic light (TL) CBD, Jl Alternatif Cibubur, Bekasi, menewaskan 10 orang. Satpam di sekitar lokasi kejadian bernama Kunto Wira menceritakan momen dirinya menyelamatkan bocah 4 tahun korban kecelakaan tersebut.

"Saya fokus ke anak kecilnya. Saya tolongin anak kecilnya itu. Karena kan saya masih nyelamatin yang masih bisa ditolong," kata Kunto kepada wartawan di lokasi kejadian, Selasa (19/7/2022).

Saat kejadian, bocah 4 tahun itu terbaring di tepi jalan. Kunto langsung berlari menyelamatkan untuk memberikan pertolongan.

"Saya langsung lari ambil anak kecil, saya gendong, saya serahkan sama karyawan yang di dalam, maksudnya biar dikasih pertolongan dulu," ujarnya.

Kunto juga menceritakan momen sopir truk 'maut' keluar dari mobilnya untuk minta pertolongan dibawa ke pihak berwajib. Saat itu si sopir menyebut rem truk tangki yang dikendarainya blong.

"Sopirnya kebetulan langsung turun, lari ke saya, minta tolong dibawa ke pihak yang berwajib. Cuma saya bilang tenang dulu, semua ada prosesnya. Kita nunggu pihak berwajib datang, baru saya serahkan. Makanya sopir kemarin saya amankan di pos saya gitu," tuturnya.

"Dia bilang 'rem blong, Pak, saya sudah pelan-pelan. Anak istri saya gimana nanti. 'Ya sudah, tenang dulu. Intinya nanti pihak berwajib datang, nanti saya serahkan. Sudah panik dia," tambahnya.

Sebelumnya, polisi masih menyelidiki kecelakaan maut ini. Dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah rem truk Pertamina mengalami blong.

Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi mengatakan informasi awal yang didapatkannya kecelakaan maut itu diduga akibat rem blong. Namun pihak kepolisian masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Masih terlalu dini, petugas masih di TKP. Dugaan sementara rem blong. Tapi harus dibuktikan lebih dahulu supaya objektif," kata Firman saat dihubungi detikcom, Senin (18/7).

Simak Video: 2 Jenazah Korban Truk 'Maut' Pertamina Tunggu Data Pembanding

[Gambas:Video 20detik]



(idn/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT