ADVERTISEMENT

Gede Pasek Pengacara Mas Bechi Tuding Dakwaan Jaksa Sumir

Praditya Fauzi Rahman - detikNews
Senin, 18 Jul 2022 15:14 WIB
kuasa hukum mas bechi i gede pasek suardika
Kuasa hukum Mas Bechi, I Gede Pasek Suardika. (Praditya Fauzi Rahman/detikJatim)
Jakarta -

Terdakwa pencabulan dan pemerkosa santriwati, Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi (42), menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Sidang ini beragenda pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum (JPU).

Usai sidang, penasihat hukum Mas Bechi, I Gede Pasek Suardika, mengklaim dakwaan yang disampaikan oleh JPU 'sumir'. Begitu juga eksepsi pada Senin depan (25/7). Sebab, ia mengaku belum menerima BAP dari pihak JPU.

"Yang eksepsi karena memang sumir, jadi pertama dakwaannya sumir," kata Gede kepada wartawan di PN Surabaya, seperti dilansir dari detikJatim, Senin (18/7/2022).

Gede mengungkapkan dakwaan dan pemberitaan yang beredar di media jauh berbeda. Sebab, dalam dakwaan hanya ada 1 korban dengan usia yang sudah dewasa.

"Ya sumirlah, berita di media kan disebutkan ada belasan, lima orang santri macam-macam, tapi faktanya ternyata (korban) satu orang dan usianya 20 tahun waktu kejadian, dan hari ini sudah 25 tahun, jadi kaget juga bahwa apa yang disampaikan di media dan dalam dakwaan beda sekali," tuturnya.

Gede menyesalkan mengapa sidang perdana kliennya harus digelar secara daring atau online. Padahal, sebelumnya terdakwa telah dibawa ke Rutan Kelas 1 Surabaya di Medaeng, Sidoarjo.

"Untuk apa sidang dipindahkan dari Jombang ke Surabaya. Kalau online tetap saja di Jombang kan, kalau di Surabaya hadirkan dong biar kita kan sama-sama cari keadilan, apakah peristiwa yang didakwakan itu fakta atau yang didakwakan itu fiktif, kan bisa diuji," ujarnya.


Baca selengkapnya di sini

Lihat juga video 'Sederet Barang Bukti Kasus Pencabulan Mas Bechi: Jilbab hingga Seragam':

[Gambas:Video 20detik]



(idh/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT