ADVERTISEMENT

Usulan Depok Masuk Jakarta Raya Berujung Teguran Jangan Bikin Gaduh

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 17 Jul 2022 21:19 WIB
Wali Kota Depok M Idris (Dwi Rachmawati/detikcom).
Wali Kota Depok M Idris (Dwi Rachmawati/detikcom).
Jakarta -

Mencuat usulan daerah di sekitar Jakarta, seperti Depok, disatukan menjadi Jakarta Raya. Usulan itu disampaikan oleh Wali Kota Depok Mohammad Idris disatukan menjadi Jakarta Raya.

"Satu ide saya kalau mau sukses pembangunan Jakarta dan sekitarnya satukan Jakarta Raya," kata Mohammad Idris setelah meninjau pemotongan kurban di Jalan H Icang, Kelurahan Tugu, Cimanggis, Minggu (10/7/2022).

Idris mengungkapkan alasan usulannya itu. Menurut Idris, permasalahan yang ada di wilayah daerah penyangga Jakarta mudah terselesaikan jika kawasan tersebut digabung. Ia juga menyebut peran satu gubernur untuk penggabungan wilayah itu.

"Masalah banjir, masalah apa bisa selesai semua. Kalau satu gubernur Jakarta Raya," katanya.

Selain itu, kata Idris, pembangunan Kota Depok akan berjalan lebih cepat karena perbedaan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Depok dan DKI cukup jauh.

"Pembangunan Kota Depok akan berjalan lebih cepat, karena PAD-nya saja sangat jomplang, PAD kita baru Rp 1,2 triliun, Jakarta sudah ratusan triliun gitu dari sisi pembangunan," imbuhnya.

Idris menambahkan, usulan Jakarta Raya itu terkait dengan keberadaan Ibu Kota Negara (IKN). Selain itu, katanya, ide Jakarta Raya juga pernah ada di era Orde Baru.

Untuk diketahui, ide Idris ini merupakan ujung dari fenomena anak muda 'Citayam' yang memadati kawasan Sudirman dan Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat menyinggung istilah 'SCBD' atau Sudirman, Citayam, Bojong Gede, Depok, setelah ramai fenomena anak muda dari daerah tersebut berkumpul ke kawasan Taman Dukuh Atas.

Respons Anies

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengusulkan agar daerah pinggiran Jakarta disatukan menjadi Jakarta Raya demi kesuksesan pembangunan. Apa kata Gubernur DKI Anies Baswedan?

"He-he-he,... Seru dong kalau saya tanggapin," ujar Anies di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (10/7).

Anies kemudian berbicara soal istilah 'SCBD' atau Sudirman, Citayam, Bojong Gede, Depok, setelah ramai fenomena remaja nongkrong di kawasan Sudirman dan Taman Dukuh Atas. Dia merasa senang atas keberadaan ruang publik tersebut.

"Ingat waktu itu sempat kontroversi karena melebarkan jalan untuk pejalan kaki mengurangi jalan untuk kendaraan bermotor. Tapi jalan Jenderal Sudirman memang kami rancang untuk menjadi complete street," jelas Anies.

Anies menyebut istilah complete street ini merupakan kawasan yang terdiri dari trotoar pejalan kaki, pesepeda, lokasi kendaraan umum dan untuk kendaraan pribadi.

Simak teguran Pemprov Jabar atas usulan Idris di halaman berikut.

Lihat juga Video: Gaya Para ABG dari Pinggiran Jakarta di Citayam Fashion Week

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT