ADVERTISEMENT

Sekolah Kolong Jembatan, Pilihan Pendidikan Anak Tanpa Akta Kelahiran

Nada Celesta - detikNews
Minggu, 17 Jul 2022 16:34 WIB
Jakarta -

Ada kesan berbeda dari area kolong jembatan yang terletak di sebelah timur kampus Universitas Negeri Jakarta. Istilah 'ilmu ada di berbagai tempat' pun kini terbukti dengan keberadaan sekolah khusus anak-anak yang tinggal di area sekitar kolong jembatan Rawamangun, Jakarta Timur.

Awalnya rumah belajar ini dikenal dengan nama Sekolah Kolong Pelangi. Kini, ia telah berganti nama menjadi Rumah Belajar Pelangi Nusantara. Senada dengan namanya, rumah belajar yang didirikan oleh Valentina Sastrodihardjo memiliki misi untuk meningkatkan wawasan kebhinekaan anak. Nilai-nilai Pancasila, menghafal lagu-lagu kebangsaan, mengenal keberagaman, adalah beberapa di antara subyek-subyek yang diajarkan di sini.

Berangkat dari rasa prihatin terhadap banyaknya jumlah anak di bawah umur yang sudah bekerja keras untuk menghidupi keluarganya, Valent, begitu ia akrab disapa, memutuskan untuk mendirikan rumah belajar demi mengembalikan hak anak-anak untuk belajar dan bermain.

"Itu tahun 2010, saya berkuliah di Universitas Negeri Jakarta di daerah Rawamangun. Di situ lah saya melihat pertama kali. Keprihatinan yang saya lihat, setiap perempatan kok banyak anak-anak yang mengamen, mengemis, kemudian berjualan tisu," ungkap Valen saat ditemui tim detikcom untuk program Sosok (10/7/2022).

Rumah Belajar Pelangi Nusantara pun menjadi alternatif pendidikan bagi anak-anak di sekitar kolong Rawamangun. tidak sedikit dari mereka yang menggunakan sekolah alternatif ini sebagai satu-satunya sumber ilmu. Sebab, banyak di antara mereka yang kesulitan melengkapi administrasi sekolah karena tidak memiliki akta kelahiran.

Kondisi keuangan keluarga yang serba berkekurangan menjadi motivasi lebih bagi Valent yang tidak mau memungut biaya atas semua jasanya. Sebaliknya, dengan uang pribadi, Valent sering memberi buku dan alat tulis untuk anak-anak didiknya.

Satu-satunya alasan mengapa Valent bertahan, halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT