ADVERTISEMENT

BNPB Minta Warga Jakarta dan Tangerang Siaga Buntut Bogor Banjir

Yulida Medistiara - detikNews
Sabtu, 16 Jul 2022 11:35 WIB
Jakarta -

Sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor mengalami banjir sejak Jumat (15/7). BNPB mengimbau sejumlah wilayah, seperti Jakarta, khususnya warga yang tinggal di sepanjang DAS Ciliwung, dan wilayah Banten, khususnya Lebak dan Tangerang, meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan upaya mitigasi dari potensi banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banten Nana mengatakan banjir di Kabupaten Bogor secara otomatis akan berdampak langsung pada wilayah Lebak dan Tangerang. Dia meminta dukungan dan bantuan logistik dan peralatan karena stok milik BPBD Banten kosong.

"Siap, yang jelas karena Bogor banjir, akan berdampak langsung ke Banten, yaitu Lebak dan wilayah Tangerang," kata Nana dalam keterangan tertulis yang disampaikan Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Sabtu (16/7/2022).

BNPB menyebut beberapa laporan banjir dan permintaan evakuasi dari masyarakat mulai diterima baik oleh Pusdalops BNPB maupun BPBD. Laporan banjir itu kemudian diteruskan dan mendapat respons cepat oleh masing-masing OPD di wilayah, seperti Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dinas terkait, dan relawan penanggulangan bencana.

Hingga kini, belum terdapat laporan mengenai korban jiwa. Namun BNPB akan melakukan pendataan dan kaji cepat di lapangan. Selain itu, perkembangan informasi darurat banjir wilayah Jabodetabek akan diberikan secara berkala.

"BNPB mengimbau kepada pemangku kebijakan di daerah bersama masyarakat agar melakukan segala upaya yang merujuk pada mitigasi dan peningkatan kesiapsiagaan, seperti normalisasi sungai, susur sungai, pembersihan sungai dari sumbatan sampah, sosialisasi kepada masyarakat, dan pemantauan perkembangan cuaca secara berkala," ujar Abdul.

BNPB meminta masyarakat yang tinggal di sekitar lereng tebing dan bantaran sungai agar lebih meningkatkan kewaspadaan.

"Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi hingga lebih dari satu jam, diimbau agar mengungsi ke lokasi yang lebih aman," kata Abdul.

Sementara itu, BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca. Berdasarkan keterangan tertulis BMKG, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di wilayah Jabodetabek hingga Sabtu (16/7) malam nanti.

BMKG juga mengeluarkan informasi peringatan dini yang menyatakan bahwa hujan yang dapat disertai petir serta angin kencang berpotensi terjadi di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur pada siang dan sore hari.

"Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang di Jakbar, Jaksel, dan Jaktim pada siang dan sore hari," tulis BMKG dalam keterangan resmi.

(yld/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT