ADVERTISEMENT

KontraS Minta Kasus Brigadir J Transparan Meski Pejabat Polisi Salah

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Sabtu, 16 Jul 2022 08:46 WIB
Konpers oleh Rivanlee Anandar selaku Peneliti Kontras di Kantor KontraS
Rivanlee Anandar (tengah). (dok. detikcom)
Jakarta -

Desakan publik mencuat agar Polri menonaktifkan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo buntut insiden baku tembak Bharada E hingga menewaskan Brigadir J atau Nopryansah Yosua Hutabarat. Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menilai harus ada jaminan pengusutan kasus dilakukan transparan meski ada dugaan pejabat polisi salah.

"Pengusutan transparan dan kredibel harus menjamin tidak menutupi fakta jika pejabat kepolisian melakukan kesalahan," kata Wakil Koordinator KontraS, Rivanlee Anandar, kepada wartawan, Jumat (15/7/2022).

Di sisi lain, KontraS juga meminta pihak-pihak yang dapat membuat kasus ini terang menderang dijamin keamanannya. Sehingga, pihak-pihak tersebut dapat menyampaikan fakta yang sesungguhnya.

"Memberi ruang aman bagi siapa pun yang menyampaikan keterangan atau mencari tahu informasi, seperti warga sekitar, jurnalis, sampai keterangan keluarga korban. Artinya, tidak ada lagi intimidasi yang terjadi," ujarnya.

Desakan Irjen Sambo Dinonaktifkan

Guru besar politik dan keamanan Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Prof Muradi, mendorong Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo segera menonaktifkan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Ini penting agar pengusutan kasus tewasnya Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat berjalan objektif dan terukur.

"Kapolri harus segera menonaktifkan untuk sementara waktu Kadiv Propam agar proses investigasi dari tim khusus tersebut dapat berjalan objektif dan terukur," ujar Muradi kepada wartawan, Jumat (15/7).

Mahfud Md Singgung Penonaktifan Irjen Sambo

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud Md juga sudah angkat bicara terkait kasus tewasnya Brigadir Yosua. Dia juga mempersilakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mempertimbangkan masukan soal penonaktifan Irjen Ferdy Sambo.

Mahfud mengaku diminta banyak pihak menyampaikan ke Kapolri tentang perlunya menonaktifkan Ferdy Sambo. Dia mengaku sudah menyampaikannya.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Saksikan Video 'Jejak Kasus Polisi Tembak Polisi di Rumah Kadiv Propam':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT