Polda Metro Selidiki Maraknya Penjualan 'Obat Tidur' di Lapak Online

ADVERTISEMENT

Polda Metro Selidiki Maraknya Penjualan 'Obat Tidur' di Lapak Online

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 15 Jul 2022 14:54 WIB
Infografis kemasan obat
Foto Ilustrasi (Mindra Purnomo/detikcom)

Penjelasan Lazada

Terpisah, manajemen Lazada memberikan penjelasan terkait penjualan obat tidur yang viral di medsos. Lazada menyatakan bahwa melarang keras penjualan barang terlarang apapun di platformnya. Lazada mengaku telah melakukan pengawasan ketat untuk mencegah penjualan barang terlarang.

"Lazada telah menerapkan kebijakan dan proses pengawasan ketat untuk mencegah penjualan barang terlarang, dan tim kami secara rutin meninjau aktivitas penjual dan pelanggan di platform untuk memastikan semua pihak mematuhi peraturan dan kebijakan yang berlaku di Lazada," kata juru bicara Lazada dalam keterangan tertulis, Kamis (14/7).

Demi mencegah penjualan barang terlarang di platformnya, Lazada mengaku telah memblokir keyword atau kata kunci yang hasil pencariannya berpotensi memunculkan produk-produk terlarang.

"Kami juga telah memblokir kata kunci terkait untuk mencegah barang terlarang bisa ditemukan di platform kami. Kami akan terus melakukan pemantauan ketat dan menurunkan barang yang melanggar peraturan di Lazada," ucap juru bicara Lazada.

Lebih lanjut, Lazada menekankan komitmennya untuk menghadirkan pengalaman berbelanja dan bertransaksi yang aman dan nyaman, baik bagi penjual maupun pelanggan di platform Lazada.


(ygs/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT