ADVERTISEMENT

6 Pejabat BPN Terlibat Sindikat Mafia Tanah Terancam Dipecat!

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 15 Jul 2022 13:00 WIB
Kantah BPN Jakarta Selatan digeledah terkait kasus mafia tanah, Kamis (14/7/2022).
Kantah BPN Jakarta Selatan digeledah terkait kasus mafia tanah. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya mengungkap keterlibatan sejumlah pejabat di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) terkait kasus mafia tanah di Jakarta da Bekasi. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto telah menerjunkan tim untuk melakukan investigasi internal.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Kementerian ATR/BPN Teguh Hari Prihatono. Teguh mengatakan tim yang telah dibentuk itu nantinya akan melakukan investigasi secara menyeluruh di internal.

"Kalau dari ATR/BPN sendiri Pak Menteri sendiri sudah memerintahkan Irjen untuk menurunkan tim untuk investigasi. Jadi ini kan nanti ada proses di internal," kata Teguh saat dihubungi, Jumat (15/7/2022).

Ditangkapnya enam pejabat BPN ini membuat Hadi Tjahjono merasa prihatin. Menteri Hadi Tjahjono, kata Teguh, mempersilakan kepolisian dan kejaksaan untuk memproses lebih lanjut keenam pejabat yang terlibat praktik mafia tanah.

"Tentu Pak Hadi sendiri sebagai pimpinan tentu prihatin kalau kemudian melihat anak buahnya tersangkut masalah seperti ini. Tapi sekaligus bukan berarti beliau akan melindungi, kalau memang itu terbukti ya diproses secara hukum. Itu yang dipersilakan kepada pihak kepolisian dan kejaksaan untuk memproses lebih lanjut," jelas Teguh.

Menurut Teguh, dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar rapat koordinasi terkait persoalan mafia tanah di lingkungan pejabat BPN. Seluruh Kakanwil dan Kakantah di Indonesia akan diundang dan diberikan arahan langsung oleh Hadi Tjahjanto.

Sanksi Pemecatan

Teguh menyebut pihaknya telah menyiapkan sanksi bagi para pejabat BPN yang terlibat kasus mafia tanah. Sanksi itu akan diberikan sesuai dengan hasil penyidikan polisi dan investigasi internal yang dilakukan Kementerian ATR/BPN.

"Di internal nanti akan ada sidang kode etik. Jadi di sana akan ada sanksi administrasi dan kebijakannya kan PP 94 tahun 2001 tentang ASN terutama di Pasal 7 dan 8 itu diatur tentang sanksi-sanksi administrasi baik itu dari penonaktifkan," katanya.

Dia menyebut sanksi pemecatan pun terbuka bagi para pelaku yang telah secara hukum dinyatakan terlibat dalam sindikat mafia tanah.

"Kalau hasil investigasi dari Irjen dan dikuatkan proses hukum di polisi dan jaksa kalau terbukti pelanggarannya berat ya dipecat," ujar Teguh.


Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: oknum pejabat BPN yang ditangkap.

Simak Video '4 Pejabat BPN Ditangkap Terkait Mafia Tanah, Kementerian ATR/BPN Angkat Bicara':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT