Komnas Perempuan: Belajar dari KAI, Angkot Khusus Perempuan DKI Tak Efektif

ADVERTISEMENT

Komnas Perempuan: Belajar dari KAI, Angkot Khusus Perempuan DKI Tak Efektif

Farih Maulana Sidik - detikNews
Kamis, 14 Jul 2022 08:10 WIB
Ketua Komnas Perempuan  Andy Yentriyani di kompleks parlemen, Senyan, Jakarta, Kamis (13/1/2022).
Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani (Rolando/detikcom)
Jakarta -

Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani tidak setuju dengan rencana Pemprov DKI Jakarta menyediakan angkot khusus perempuan demi mencegah pelecehan seksual di dalam angkutan umum. Ia menyinggung kebijakan KAI yang menyediakan rangkaian KRL khusus untuk perempuan.

"Mungkin Dishub DKI perlu belajar dari KAI, bagaimana rangkaian khusus perempuan juga menjadi tidak efektif baik bagi penumpang perempuan maupun laki-laki," kata Andy kepada wartawan, Rabu (13/7/2022).

Andy menyebut, jika tidak terangkut di rangkaian khusus, penumpang perempuan akan naik ke rangkaian yang bergabung dengan laki-laki. Lalu, jika terjadi kekerasan seksual, perempuan tersebut akan disalahkan.

"Rangkaian khusus itu hanya ada di jam-jam tertentu, tidak serta merta pas dengan jam mobilitas perempuan pekerja dan juga daya tampungnya terbatas, sekalipun banyak," ucapnya.

"Apalagi angkot. Kebayang angkot harus tunggu penumpang perempuan sampai penuh baru bisa berangkat. Ini akan sangat menghalangi perjalanan, baik penumpang perempuan maupun laki-laki," tambahnya.

Ia menilai yang harus diubah adalah pola perilaku. Menurutnya, masyarakat harus paham bahwa pelecehan seksual adalah tindak pidana dan hal yang keji untuk dilakukan kepada siapa pun, di mana pun dan kapan pun.

Andy juga menyarankan agar ada pelatihan untuk sopir dan kernet angkot serta pihak-pihak lainnya terkait pencegahan pelecehan seksual.

"Dan pelatihan bagi sopir, kernet, maupun petugas tentang cara pencegahan dan penanganan kasus KS (kekerasan seksual) di lingkungannya, serta menciptakan infrastruktur yang baik untuk memudahkan korban mengadu," imbuhnya.

Baca wacana Dishub DKI soal angkot khusus perempuan di halaman selanjutnya:

Tonton juga Video: Pemudik dari Depok Naik Angkot ke Lampung: Murah-Bisa Angkut Banyak

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT