ADVERTISEMENT

Wagub Harap Angkot di DKI Gabung MikroTrans: Biar Nggak Kejar Setoran

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 13 Jul 2022 22:54 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Karin Nur Secha/detikcom)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Karin Nur Secha/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berharap seluruh angkutan perkotaan (angkot) di Ibu Kota tergabung ke dalam MikroTrans. Dengan begitu, angkot-angkot di Jakarta bisa tergabung ke dalam sistem integrasi transportasi melalui JakLingko.

"Tentu nanti ke depan kita ingin semua itu angkot juga melalui program yang ada. Kita sudah punya JakLingko kemudian tidak hanya transportasi yang terintegrasi, tapi juga ticketing terintegrasi sudah kita mulai di Jakarta," kata Riza di Stasiun Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (13/7/2022).

Sekadar informasi, angkutan kota yang saat ini menerapkan sistem JakLingko adalah layanan angkot yang tergabung dalam manajemen TransJakarta atau dikenal dengan sebutan MikroTrans. Sedangkan saat ini masih ada angkot non-MikroTrans yang beroperasi di Jakarta.

Kembali lagi ke Riza, dia menjelaskan pentingnya angkutan umum di Jakarta saling terintegrasi. Tujuannya demi mencegah tindakan sopir yang bekerja demi mengejar setoran semata tanpa mementingkan aspek kenyamanan penumpang.

"Jadi nanti semua di Jakarta tidak hanya bergabung di JakLingko, terintegrasi moda transportasinya, ticketing-nya tapi semua sama-sama melalui kita, sehingga ke depan tidak ada Lagi angkot yang kejar setoran," jelasnya.

Selain mewujudkan integrasi transportasi, upaya ini memudahkan Pemprov DKI dalam hal pengawasan. Meski begitu, Riza memandang Pemprov DKI tak bisa bekerja sendiri dalam mewujudkan itu. Butuh peran swasta sebagai operator angkutan umum.

"Tidak berarti semua diambil alih penuh oleh pemerintah. Pemerintah itu kan membuat regulasi. Pemerintah itu tidak menjadi operator tapi bekerja sama dengan pihak swasta," imbuhnya.

(taa/maa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT