Jaksa: Pengeroyok Ade Armando Berasal dari Partai Masyumi

ADVERTISEMENT

Jaksa: Pengeroyok Ade Armando Berasal dari Partai Masyumi

Zunita Putri - detikNews
Rabu, 13 Jul 2022 16:14 WIB
Sidang Pengeroyokan Ade Armando (Zunita-detikcom)
Sidang Pengeroyokan Ade Armando (Zunita/detikcom)
Jakarta -

Ade Armando dikeroyok enam orang di depan gedung DPR, Jakarta Pusat. Enam orang itu disebut berasal dari Partai Masyumi.

Enam terdakwa itu adalah Marcos Iswan, Komar, Abdul Latif, Al Fikri Hidayatullah, Dhia Ul Haq, dan Muhammad Bagja.

Hal itu terungkap dalam surat dakwaan jaksa yang dibacakan pada Rabu (22/6/2022). Awalnya, jaksa mengatakan keenam terdakwa itu datang bersama-sama ke gedung DPR untuk melakukan aksi penolakan kenaikan harga BBM dan jabatan presiden tiga periode pada 11 April 2022.

Jaksa menyebut enam terdakwa sudah saling mengenal dan berada di partai yang sama, yakni Partai Masyumi. Sebelum datang ke DPR, mereka juga janjian melalui pesan singkat.

"Bahwa setelah mengetahui adanya aksi unjuk rasa tersebut maka para terdakwa berjumlah 6 (enam) orang berasal dari partai Masyumi dan bermaksud ikut serta dalam aksi unjuk rasa tersebut dengan tuntutan yang sama, akan tetapi bukan merupakan bagian dari kelompok Mahasiswa yang mendapatkan izin atau yang telah memberitahukan kepada pihak keamanan untuk melakukan aksi unjuk rasa tersebut," kata jaksa dalam surat dakwaannya.

Jaksa menyebut pengeroyokan Ade Armando itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Pengeroyokan terjadi saat aksi menjadi ricuh ketika ada oknum yang melempari mobil komando dengan menggunakan botol minuman dan saling dorong.

Di lokasi itu, ada Ade Armando. Saat itulah keenam terdakwa mengeroyok Ade Armando.

"Di tengah kericuan itu ada suara massa yang berteriak-teriak mengatakan 'ITU ADE ARMANDO,...ADE ARMANDO..,KROYOK, setelah mendengar teriakan tersebut para terdakwa yang pada saat itu belum membubarkan diri dari lokasi aksi unjuk rasa tersebut walaupun sudah diperintah untuk membubarkan diri dari pihak keamanan, kemudian setelah melihat saksi korban ADE ARMANDO yang berjalan melewati para terdakwa maka para terdakwa secara bersama-sama melakukan kekerasan dengan cara masing-masing terdakwa," papar jaksa.

Perbuatan keenam terdakwa, kata jaksa, diikuti massa lainnya. Massa juga ikut memukul dan menarik pakaian Ade Armando hingga jatuh ke jalan sebelum diamankan petugas.

Jaksa mengungkapkan, akibat perbuatan keenam terdakwa, Ade Armando mengalami luka-luka pada bagian kepala dan wajah. Ade Armando juga sempat menjalani perawatan di rumah sakit saat itu.

Pengacara memberikan bantahan, simak halaman selanjutnya

Simak juga 'Pengacara Minta Provokator Kasus Ade Armando Diproses, Polisi: Fokus Pelaku':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT