ADVERTISEMENT

#detiktif

Hilang 21 Hari, Bocah 13 Tahun Asal Bogor Ditemukan Warga

Muchamad Sholihin - detikNews
Selasa, 12 Jul 2022 15:55 WIB
Ali Fatah Mubarok, bocah asal Bogor dilaporkan hilang sejak 18 Juni
Ali Fatah Mubarok, bocah 13 tahun asal Bogor yang sempat hilang 21 hari. (Foto: dok. Istimewa)
Bogor -

Sempat hilang 21 hari, anak laki-laki asal Bogor Selatan, Kota Bogor, bernama Ali Fatah Mubarok (13) kini telah ditemukan. Orang tuanya menyebut Ali sempat dibawa orang tidak dikenal ketika ia bermain di sekitar rumahnya.

"Alhamdulillah, anak saya sudah ketemu, sekarang sudah di rumah. Ketemunya Sabtu (9/7/2022) malam, sebelum Lebaran itu. Ketemu sama warga di Ciomas, tapi persisnya di mana saya kurang hafal. Ketemu sedang sendirian saja katanya," kata orang tua Ali, Mochamad Nurul, ketika dihubungi detikcom, Selasa (12/7/2022).

Mochamad Nurul menyebut anaknya ditemukan dalam kondisi sehat. Namun hingga kini, Ali masih terganggu psikisnya dan belum mau banyak bercerita.

Nurul mengatakan Ali sempat dibawa orang tidak dikenal dari kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR) pada Sabtu (18 /6) lalu. Ia kemudian ditinggalkan di kawasan Ciomas.

"Info dari anak saya itu dia dibawa sama orang, terus ditinggal, terus itu ditemukan warga dan dirawat. Tapi sampai sekarang kita belum bisa tanya lebih banyak ya, ya kalau polisi bilang sih jangan dipaksa cerita dulu, karena masih belum stabil mentalnya, belum stabil emosinya," beber Nurul.

Nurul mengaku belum mengetahui secara pasti siapa yang membawa Ali. "Iya (mengaku) ada dibawa orang. Cuma ya pas ditanya siapa yang bawa dia malah diam. Belum bisa ngejawab sampai sekarang. Ya sekarang masih pemulihan dulu ya, kondisinya sehat tapi memang agak kurus," kata Nurul.

Nurul menambahkan upaya untuk menemukan anaknya itu telah dilakukan tanpa henti. Selain melaporkan ke pihak kepolisian, ia dan keluarga sempat menyebarkan informasi itu melalui media sosial.

Di samping banyak yang memberi dukungan, Nurul mengaku sempat nyaris terjebak oleh informasi orang tidak dikenal melalui medsos.

"Sempat ada jebakan juga awalnya, ada yang kasih info anak saya ada di Bekasi, di Pulogebang. Tapi ketika saya minta foto, minta video dia nggak bisa kasih. Saya lapor ke polisi kan, terus polisi larang tuh, jangan ke sana, jadi polisinya yang mau telusuri dulu. Ya nyatanya kan memang anak saya nggak ada di sana. Hampir saya kejebak itu," sebut Mochamad Nurul.

"Tapi yang paling penting sekarang anak saya sudah ditemukan, sudah ada di rumah. Alhamdulillah, banyak yang doakan, alhamdulillah sekarang ketemu," tambahnya.

#detiktif adalah program jurnalisme kolaboratif yang melibatkan peran serta pembaca detikcom atau detikers. Pembaca bisa terlibat aktif memberikan informasi suatu isu yang sedang diberitakan #detiktif. Anda yang punya informasi terkait pemberitaan #detiktif bisa berbagi informasi ke redaksi@detikcom dengan subjek "[detiktif] isu yang diberitakan". Sertakan nomor telepon yang bisa dihubungi untuk keperluan verifikasi.

Simak juga 'Seorang Remaja Hilang Tenggelam di Kalimalang Jaktim':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/isa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT