ADVERTISEMENT

Sahroni Respons Kapolda: Bahaya, Sirkuit Formula E Tak untuk Balap Motor

Indra Komara - detikNews
Senin, 11 Jul 2022 16:56 WIB
Dalam foto yang dipotret pada tanggal 25 Mei 2022, terlihat sejumlah pekerja beraktivitas di area Sirkuit Formula E, Jakarta.
Sirkuit Formula E (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan tujuan street race di Sirkuit Formula E Ancol, Jakarta Utara, untuk mengembangkan ekosistem balapan masyarakat. Ketua Organizing Committee Formula E Ahmad Sahroni menekankan, berdasarkan surat dari FEO, sirkuit Formula E tak didesain untuk balap motor.

"Sebelumnya, terima kasih kepada Pak Kapolda atas perhatiannya pada pehobi balapan roda dua di DKI Jakarta, juga terkait usulannya untuk terciptanya ekosistem balapan di masyarakat. Tapi memang harus dipahami bahwa dalam pengelolaan sirkuit ini, kita harus memperhatikan regulasi dari Formula E Operations (FEO) sebagai pihak otoritas global. Dalam suratnya kepada pihak pengelola saat ini, FEO sudah menegaskan bahwa sirkuit Formula E tidak didesain untuk balapan motor. Artinya khusus hanya untuk kendaraan roda empat. Karenanya kalau tetap diadakan, ini akan sangat berbahaya," ujar Sahroni dalam keterangannya, Senin (11/7/2022).

Sekjen PP Ikatan Motor Indonesia (IMI) itu menilai ada konsekuensi yang dihadapi jika street race tetap digelar di sirkuit Formula E. Sahroni mengatakan lisensi sirkuit Ancol berpotensi dicabut jika balap motor tetap digelar.

"Jadi tentunya ada kemungkinan license sirkuit Ancol bisa dicabut karena digunakan dengan tidak semestinya. Hal ini tentunya sangat berisiko, karena kita akan jadi tuan rumah Formula E lagi tahun depan. Yang kedua, yang tentunya sangat penting juga adalah terkait keamanan. Karena tidak didesain untuk motor, tentu jika dipaksakan bisa berbahaya buat pembalap motornya itu sendiri, dan ini risiko lebih besar lagi yang kita tidak mau ambil," sambungnya.

Mengacu pada surat dari pihak Formula E Operation (FEO) ke Jakpro, dijelaskan juga sirkuit Formula E Jakarta atau Jakarta International E-Prix Circuit (JIC) tidak didesain untuk balap motor. FEO juga meminta Jakpro tidak mengizinkan balap motor digelar di JIEC karena sangat berbahaya.

Atas dasar surat itu, Sahroni tidak merekomendasikan balapan street race roda dua digelar di sirkuit Formula E Ancol.

"Atas berbagai pertimbangan inilah, dan tentunya dengan merujuk pada aturan yang berlaku, kami tidak merekomendasikan penggunaan sirkuit Formula E untuk street race, demi menjaga keselamatan yang paling utama. Usul saya, silakan Pak Kapolda bisa laksanakan di sirkuit Sentul yang sudah sangat memadai untuk balapan yang dimaksud. Pembentukan ekosistem balap street race juga bisa dilaksanakan secara terbuka untuk para pehobi di sana," ucap Sahroni.

Lihat juga video 'Sah! Ancol Jadi Sirkuit Balap Motor Jalanan':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT