ADVERTISEMENT

Gubsu Edy: Konflik Lahan Terbesar di Indonesia Ada di Sumut

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Senin, 11 Jul 2022 16:43 WIB
Gubsu Edy Rahmayadi di Istana Negara
Edy Rahmayadi dipanggil Jokowi (Kanavino/detikcom)
Jakarta -

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana untuk rapat terbatas terkait masalah pertanahan. Seusai rapat, Edy menyampaikan konflik lahan terbesar di Indonesia ada di Sumut.

"Memang konflik lahan pertanahan yang terbesar di Indonesia ini di Sumatera Utara," kata Edy kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (11/7/2022).

Edy mengatakan sengketa lahan itu sudah terjadi sejak bertahun-tahun lalu. Akibat kondisi itu, dia ingin memastikan rakyat bisa mempunyai sertifikat tanah.

"Iya, sudah dari 30-40 tahun lalu lah, ya ini semua untuk menguntungkan untuk semua pihak. Tadi yang saya katakan perlu ada kepastian kalau itu milik rakyat, rakyat harus pasti memegang sertifikat sehingga dia bisa berbuat kehidupan untuk anak dan cucunya," ujar Edy.

Edy lantas menjelaskan rinci mengenai salah satu persoalan yang terjadi di Sumut. Menurut dia, ada beberapa tanah yang tidak dipakai. Kemudian karena situasi tertentu, beberapa warga kemudian menggunakannya untuk bercocok tanam.

"Bukan diduduki oleh rakyat sebenarnya. Iya begitu, ada tanah nganggur tanah kosong milik orang, milik perusahaan, milik PTP, dia nganggur dan kondisi yang kita kemarin ekonominya terganggu ya rakyat masuk di situ bercocok tanam segala macam ini akhirnya menjadi persoalan yang harus diuruskan," imbuh dia.

Jokowi Bentuk Tim

Edy mengungkapkan, Jokowi bakal membentuk tim untuk menuntaskan masalah tanah di Sumut. Edy mengatakan Sumut merupakan daerah yang penuh dengan perkebunan dan pertanahan.

"Semua tahu bahwa Sumatera Utara memang pure penuh dengan perkebunan, pertanahan yang banyak persoalan di sana sini yang harus diluruskan. Itu yang tadi dibahas oleh Presiden. Dan dalam waktu dekat akan dibentuk tim untuk segera kepastian kondisi agraria di Sumatera Utara," ujar Edy.

Edy mengaku belum tahu tim itu terdiri dari siapa saja. Dia mengatakan hanya melaporkan mengenai kondisi Sumut dalam rapat bersama Jokowi itu.

"Saya tidak tahu kan nanti akan dibahas di tingkat kementerian, saya hanya memberikan input kondisi tanah di Sumatera Utara," ujarnya.

Lihat juga video 'Bobby Minta Gubsu Edy Baca Aturan soal Penutupan Holywings':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT