ADVERTISEMENT

Anies Jawab soal Polusi di Jakarta: Udara dan Angin Tak Punya KTP

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Minggu, 10 Jul 2022 16:26 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Foto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (dok. istimewa)
Jakarta -

Gubernur DKI Anies Baswedan meminta seluruh pihak adil dalam menyikapi persoalan polusi udara di Jakarta. Anies menyebut udara dan angin tak punya KTP sehingga tak hanya diam di satu tempat.

"Ini nanti kita bahas khusus ya, karena menurut saya (harus) fair melihat," kata Anies Baswedan kepada wartawan, Minggu (10/7/2022).

Anies juga mencontohkan kondisi saat akhir pekan, ketika mobilitas warga Jakarta rendah namun kualitas udara tetap tidak baik. Dia memandang kondisi tersebut menggambarkan bahwa baik atau tidak kualitas udara Jakarta tidak terlepas dari wilayah lain.

"Misalnya hari Sabtu ketika tidak ada aktivitas kendaraan Jakarta minim, kemudian juga kita menemukan beberapa weekend sebelumnya juga ada kondisi di mana tingkat polusi tinggi sementara kegiatan mobilitas penduduk sedang rendah," ujarnya.

"Ini menggambarkan bahwa kondisi udara di sebuah wilayah tidak terlepas dari wilayah-wilayah yang lain, karena udara, angin, tidak memiliki KTP yang hanya tinggal di tempat tertentu. Ada pergerakan yang begitu luas," sambungnya.

Anies menilai konsekuensi udara tidak sehat tak hanya dirasakan oleh warga Jakarta, tetapi juga wilayah sekitarnya. Karena itu, Anies mengajak agar seluruh pihak bertanggung jawab dalam menyelesaikan permasalahan ini.

"Dengan cara seperti itu maka kita ambil tanggung jawab. Kalau tidak kita akan terus menerus sekedar saling tuding, saling lihat, padahal ini adalah hasil kegiatan kita di tingkat keluarga, kegiatan perekonomian menggunakan mobil dan motor menghasilkan emisi," imbuhnya.

Mantan Mendikbud itu menuturkan Jakarta sudah menerapkan wajib uji emisi terhadap kendaraan. Tujuannya supaya kendaraan yang berada di Jakarta beroperasional dengan memenuhi persyaratan lingkungan hidup.

"Kami di Jakarta termasuk melakukan uji emisi yang sudah diwajibkan dan itu bagian dari tanggung jawab kita di Jakarta memastikan bahwa kendaraan bermotor yang beroperasi di kota ini itu memenuhi persyaratan lingkungan hidup. Idul Adha nuansa lingkungan hidup," tandasnya.

Simak Video: Udara Jakarta Makin Buruk, Greenpeace: Kemungkinan Polusi dari Luar DKI

[Gambas:Video 20detik]



(taa/zak)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT