Seusai Pemakaman 3 Anaknya, Aniek Menginap 2 Malam di Boscha
Kamis, 15 Jun 2006 15:58 WIB
Jakarta - Entah apa yang terjadi pada Aniek Qoriah Sri Wijaya (31). Dia mengaku membunuh tiga anaknya yang lucu-lucu itu. Tapi, yang jelas, seusai tiga anaknya meninggal dunia, Aniek shock berat. Seusai pemakaman tiga anaknya pada Jumat (9/6/2006), Aniek sempat hijrah ke kompleks Boscha, Lembang. Saat itu, Aniek dibawa suaminya, Iman Abdullah, dan pengurus Yayasan Salman. Aniek menginap di rumah Profesor Muji Raharto, ahli astronomi yang menjadi kepala UPT Planetarium Boscha. Rumah Muji ini berada di belakang Planetarium Boscha. Dan hari ini, Kamis (15/6/2006), polisi melakukan pemeriksaan di rumah Muji. Salah seorang penasihat hukum Aniek, Iwan Hilmansyah, saat dihubungi detikcom pukul 15.30 WIB, mengaku masih berada di rumah Muji mengikuti jalannya pemeriksaan polisi. Menurut Iwan, setelah pemakaman ketiga jenazah anaknya, Jumat (9/6/2006), Aniek dibawa ke Boscha. Inisiatif ini datang dari para pengurus Salman, kolega Iman Abdullah. Aniek tiba di rumah Muji sekitar pukul 20.00 WIB. Mengapa Aniek dibawa ke Boscha? Menurut Muji, tujuannya untuk menenangkan jiwa Aniek dan Iman Abdullah. "Di Boscha kan daerahnya dingin. Jadi bisa untuk menenangkan pikiran," ujar Iwan. Selain itu juga, rumah kontrakan Aniek-Iman di Margahayu Barat juga sudah dipasangi police line. Setiap orang tidak boleh masuk, tak terkecuali Aniek-Iman. Aniek berada di rumah Muji hingga Minggu (11/6/2006) pagi. Setelah dari rumah Muji, Aniek pun ditahan di Polresta Bandung Timur.
(asy/)











































