Kesaksian Sopir Angkot di Tebet Ungkap Alibi Pria Raba Payudara Karyawati

ADVERTISEMENT

Kesaksian Sopir Angkot di Tebet Ungkap Alibi Pria Raba Payudara Karyawati

Karin Nur Secha - detikNews
Jumat, 08 Jul 2022 16:58 WIB
Colour backlit image of the silhouette of a woman with her hands on her head in a gesture of despair. The silhouette is distorted, and the arms elongated, giving an alien-like quality. The image is sinister and foreboding, with an element of horror. It is as if the woman is trying to escape from behind the glass. Horizontal image with copy space.
Ilustrasi pelecehan (Foto: iStock)
Jakarta -

Polisi telah memeriksa sopir angkutan kota (angkot) M-44 Tebet-Kuningan terkait pelecehan seksual karyawati oleh penumpang laki-laki. Sopir angkot mengetahui ketika korban menangis usai dilecehkan pelaku.

"Hasil pemeriksaan sementara si sopir angkot mereka memang lihat si korban nangis-nangis kemudian liat juga ada laki-laki di situ yang divideokan korban," ujar Kanit PPA Polres Metro Jakarta Selatan AKP Mariana di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022).

Selanjutnya, sopir angkot tersebut bertanya kepada pelaku. Namun, pelaku beralasan hanya mengambil dompet di jaketnya.

"Kemudian pada saat ditanya sopir angkot, pelaku bilang hanya mengambil dompet yang ada di jaketnya," ucapnya.

Selain memeriksa sopir angkot, polisi telah meminta keterangan pelapor yang juga korban. Kemudian, polisi menyita barang bukti berupa handphone korban.

"HP korban sementara kami sita," ucap Mariana.

Hingga kini polisi masih mengejar pelaku. Namun, polisi belum mengetahui identitas pelaku tersebut.

Peristiwa itu menimpa korban AF pada Senin (4/7) lalu. AF menangis dan berteriak histeris saat payudaranya diraba-raba oleh si pelaku.

AF bahkan sempat merekam wajah pelaku. Video rekamannya viral di media sosial.

"Hati-hati Mbak, jangan deket-deket dia, Mbak. Sumpah tadi saya deket duduk di situ dipegang-pegang dia, kurang ajar. Tangannya di balik tas kayak gitu," ujar korban mengingatkan penumpang lain sambil terisak.

Tetapi mirisnya, tidak ada yang mempedulikannya. Penumpang lain dan sopir sekali pun bersikap tak acuh ketika korban meminta pertolongan.

Si pelaku hanya diam ketika wajahnya divideokan oleh korban. Pelaku seorang pria berkacamata dan berpakaian rapi itu membawa tas ransel.

Korban melaporkan aksi pelecehan seksual itu ke Polres Metro Jakarta Selatan. Kasus itu kini diselidiki polisi.

Simak juga video 'Ini Kata Psikolog Forensik Soal Dugaan Kasus 'Colak-colek' Anak':

[Gambas:Video 20detik]



(ain/mea)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT