Viral Video Dinarasikan Singa Taman Safari Ngamuk Gigit Mobil Wisatawan

ADVERTISEMENT

Viral Video Dinarasikan Singa Taman Safari Ngamuk Gigit Mobil Wisatawan

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Jumat, 08 Jul 2022 12:34 WIB
Taman Safari Indonesia telah membuka gerbangnya untuk wisatawan semenjak akhir Juni lalu. Wisatawan mulai ramai dan protokol kesehatan diterapkan di beragam titik.
Taman Safari Bogor (Rafida Fauzia/detikcom)
Bogor -

Video dinarasikan singa mengamuk di Taman Safari Indonesia (TSI), Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, viral di media sosial (medsos). Singa itu disebut-sebut menggigit bagian bumper belakang mobil wisatawan tersebut hingga bolong.

Video yang diunggah di TikTok ini berdurasi 22 detik. Dalam video, terlihat satu keluarga dalam mobil melintas ke wahana singa.

Mereka tampak panik ketika singa mendekati mobil. Mobil melaju pelan.

Kemudian terdengar seperti suara benturan pada mobil tersebut. Di bagian akhir video terlihat tangkapan foto yang memperlihatkan kondisi bumper mobil yang bolong.

Penjelasan Pihak Taman Safari

Menanggapi hal tersebut, Area General Manager TSI Bogor Emeraldo mengaku belum mengetahui kapan peristiwa itu terjadi. Emeraldo juga belum bisa memastikan apakah wisatawan tersebut sudah melaporkan kejadian itu ke pihak Taman Safari.

"Video itu tidak terlihat jelas kendaraannya apa dan nopolnya apa, sehingga kami tidak bisa pastikan kejadian kapan dan sudah dilaporkan (atau belum)," kata Emeraldo saat dimintai konfirmasi oleh detikcom, Jumat (8/7/2022).

"Biasanya jika ada kejadian, pengunjung langsung melapor dan ditangani di posko kami pada hari yang sama," tambahnya.

Emeraldo kemudian bicara soal narasi 'singa mengamuk'. Menurut Emeraldo, kurang tepat jika singa itu dikatakan 'mengamuk'.

"Bukan mengamuk, kalau mengamuk bisa rusak total kendaraan. Tetapi itu lebih ke sifat alami singa yang ingin tahu suatu benda dan terkadang ingin bermain dengan benda. Di Taman Safari memang satwa dibiarkan bersatu dengan alam seperti di habitatnya," tuturnya.

Satwa liar di Taman Safari, lanjut Emeraldo, sudah terbiasa melihat aktivitas manusia dan kendaraan. Pihaknya telah melarang wisatawan memberhentikan kendaraannya di area satwa karnivora.

"Kami menempatkan petugas yang standby di lokasi untuk mengingatkan pengunjung agar tidak berhenti kendaraannya dan agar terus berjalan. Kadang pengunjung berhenti untuk mengabadikan foto dan lain-lain," ungkapnya.

Simak juga 'Heboh Pernikahan di Kuburan, Begini Alasan Pemilik Hajatan':

[Gambas:Video 20detik]




(mea/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT