ADVERTISEMENT

Saksi Sebut Sean Trauma Dituduh Aniaya Ayu Thalia, Hakim: Apa Ukurannya?

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Kamis, 07 Jul 2022 22:44 WIB
Selvia, saksi sidang kasus pencemaran nama baik dengan terdakwa Ayu Thalia, di PN Jakpus, Kamis (7/7/2022).
Foto: Selvia, saksi sidang kasus pencemaran nama baik dengan terdakwa Ayu Thalia. (Wilda/detikcom)
Jakarta -

Selvia, salah seorang saksi sidang kasus Ayu Thalia, menyebut anak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Nicholas Sean, trauma karena tudingan penganiayaan. Selvia menduga Sean trauma karena tuduhan menganiaya Ayu Thalia jadi pemberitaan di Tanah Air. Majelis hakim mempertanyakan keterangan Selvia.

Hal itu disampaikan Selvia saat bersaksi di sidang pencemaran nama baik dengan terdakwa Ayu Thalia di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, Jakpus, Kamis (7/7/2022). Mulanya, jaksa penuntut umum (JPU) bertanya apakah ada dampak yang terjadi pada Sean setelah muncul tudingan penganiayaan oleh Ayu Thalia yang tersebar di media.

"Saudara saksi, sepengetahuan saksi, akibat pemberitaan atas statement terdakwa, apa sih akibat bagi Sean?" tanya jaksa.

Selvia yang merupakan kerabat dekat Sean mengatakan, saat itu Sean mengalami trauma hingga malu akibat tudingan tersebut. Hakim ketua Sutaji pun mempertanyakan apa parameter Selvia menyebut Sean mengalami trauma.

"Ya dia jadi trauma sih Pak, pasti," kata Selvia.

"Ada pekerjaan di-cancel nggak?" tanya jaksa.

"Saya kurang tahu, tahunya itu saja," jawab Selvia.

"Baik tahunya itu saja, malu?" tanya jaksa lagi.

"Malu dong, Pak, pasti," jawab Selvia.

"Apa parameter Anda? Apa ukurannya menilai itu? Jawaban Anda?" tanya hakim ketua Sutaji.

Selvia kemudian menjawab lagi. Selvia kemudian menyebut Sean kemungkinan mengalami trauma.

"Kemungkinan dia trauma, Pak," jawab Selvia.

Tak cukup sampai di situ, hakim juga bertanya apa parameter Selvia menyebut Sean malu terhadap pemberitaan di media. Kata Selvia, dirinya sering mengobrol dengan Sean.

"Soal malu, apa ukurannya? Apakah Sean pernah cerita? Acara dibatalkan atau di-cancel?" tanya hakim ketua Sutaji.

"Kalau dicemarkan nama baiknya pasti kita jadi malu dong, orang-orang membicarakan hal buruk di belakang kita. Ya itu secara otomatis, sebagai seorang manusia punya rasa malu," jawab Selvia.

"Sean pernah cerita atau paling tidak setelah muncul berita itu Sean mengurung di kamar? Pernah lihat?" tanya hakim Sutaji.

"Kalau murung sih saya kurang tahu ya Pak. Tapi kan kita sering ngobrol, sebagai teman sering komunikasi dengan teman-teman yang lain," jawab Selvia.

Diketahui, Ayu Thalia didakwa terkait kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh anak Ahok, Nicholas Sean. Ayu Thalia dinilai melanggar Pasal 311 ayat 1 KUHP dan Pasal 310 ayat 1 KUHP.

(whn/zak)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT