ADVERTISEMENT

Jaminan Panglima TNI Usut Tuntas Kasus Karumkit Dibunuh Bawahan

Audrey Santoso - detikNews
Kamis, 07 Jul 2022 21:02 WIB
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (Dok. Screenshot Video YouTube Puspen TNI)
Jakarta -

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengawal kasus pembunuhan Kepala Rumah Sakit (Karumkit) LB Moerdani Merauke, Papua, Mayor Ckm dr Beni Arjihans, yang diduga ditikam pisau oleh bawahannya. Andika memastikan proses hukum akan berjalan hingga tuntas.

"Saya sudah kawal sejak pertama kali dapat laporan tentang insiden ini," tegas Andika kepada wartawan, Kamis (7/7/2022).

Tim kuasa hukum dari TNI, kata Andika, telah dikerahkan dalam kasus ini. Andika memastikan proses hukum terkait kasus pembunuhan Mayor Ckm dr Beni Arjihans akan diusut tuntas.

"Dan Tim Hukum TNI akan pastikan proses hukumnya berjalan sampai tuntas secara maksimal," ucap Andika.

Kasus Karumkit Dibunuh Bawahan

Pelaku penikaman Karumkit L.B Moerdani Merauke ini merupakan bawahannya oknum anggota TNI AD, Sertu Muhammad Alkausar.

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Kav Herman Taryaman mengatakan penikaman maut itu bermula saat korban memimpin apel pagi di rumah sakit sekitar pukul 08.00 WIT, Selasa (5/7). Saat itu, pelaku Sertu Alkausar tidak mengikuti apel karena terlambat.

"Pelaku Sertu Muhammad Alkausar tidak ikut apel dikarenakan terlambat. Sambil menunggu kehadiran pelaku Sertu Muhammad Alkausar yang tidak ikut apel pagi, kemudian personel lainnya melaksanakan lari," kata Herman.

Setelahnya Sertu Muhammad Alkausar tiba-tiba datang dan meluapkan kekesalannya. Namun tidak dijelaskan persoalan apa yang membuat pelaku kesal tersebut.

"Selang 5 menit pelaku datang di tempat apel dan menyampaikan kekesalannya, kemudian menuju ke sepeda motor miliknya mengambil pisau yang disimpan dalam jok motor," katanya.

Pelaku lalu bergegas mengikuti korban di IGD RS L.B Moerdani Merauke. Di situlah Sertu Alkausar langsung menikam korban dengan pisau sepanjang 30 sentimeter.

"Mengenai di bagian punggung," kata Herman.

Mayor Beni langsung dilarikan dari IGD RS LB Moerdani Merauke menuju RS AL Merauke. Mayor Beni sempat diberi penanganan medis, namun meninggal dunia.

"Pukul 11.00 WIT korban Mayor Beni Arjihans (dinyatakan) telah meninggal dunia," katanya.

Lihat juga video 'Polisi dan TNI Bersenjata Terlibat Cekcok di Tambang Emas Aceh':

[Gambas:Video 20detik]



Selengkapnya pada halaman berikutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT