ADVERTISEMENT

Preskom Baru Unilever Indonesia Dipercaya Mampu Kerek Kinerja Bisnis

Erika Dyah - detikNews
Kamis, 07 Jul 2022 17:16 WIB
Sanjiv Mehta
Foto: Unilever
Jakarta -

PT Unilever Indonesia, Tbk (Unilever Indonesia) mengusulkan Sanjiv Mehta, profesional dengan jam terbang tinggi sekaligus Presiden Direktur Hindustan Unilever Limited (HUL) menjadi Presiden Komisaris. Usulan pergantian personel di jabatan pimpinan senior ini dipandang sebagai hal yang positif oleh Analis dan Pengamat Pasar Modal Reza Priyambada.

Setelah penyegaran di dewan direksi, kali ini Unilever akan melakukan penyegaran dewan komisaris Unilever Indonesia. Diketahui, Sanjiv Mehta akan menggantikan Hemant Bakshi sebagai Presiden Komisaris. Sebelumnya, Hemant menempati posisi Presiden Direktur Unilever Indonesia sebelum kemudian digantikan oleh Ira Noviarti.

Reza menilai pergantian personel pada jabatan pimpinan senior perusahaan terbuka ini sebagai hal yang wajar dan bagian penyegaran organisasi. Apalagi jika pengganti atau orang baru memiliki rekam jejak panjang dan positif.

"Saya meyakini bahwa pergantian level direksi manajemen merupakan hal yang wajar terjadi seiring penyegaran di tubuh organisasi," ucap Reza dalam keterangan tertulis, Kamis (7/7/2022).

Menurutnya, rotasi dewan direksi dan komisaris pada perusahaan publik bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah seluruh pemangku kepentingan, tak terkecuali pemegang saham.

Ia menilai Presiden Komisaris Unilever yang ditunjuk saat ini memiliki rekam jejak yang baik. Khususnya dalam menjawab kebutuhan pasar saat ini yang sedang bergerak menuju era preferensi baru. Serta tengah mengembangkan basis pasar ekonomi digital yang memiliki ruang tumbuh sangat progresif.

"Keputusan Perseroan pastinya memiliki intensi untuk meningkatkan pertumbuhan kinerja ke arah yang lebih baik. Eksekutif yang ditunjuk tentu diharapkan mampu membawa kontribusi kinerja ke arah yang lebih baik. Apalagi sekelas UNVR saat ini fokus mengimplementasikan strategi yang guna menjaga keunggulan pada pangsa pasar FMCG dan meningkatkan pertumbuhannya perseroan," papar Reza.

Reza memandang kondisi bisnis Unilever Indonesia saat ini dalam kondisi yang baik. Kinerjanya pun tetap positif, bahkan cenderung meningkat meskipun tekanan harga komoditas tetap membayang-bayangi.

Ia mengatakan kinerja positif ini perlu terus dipertahankan dengan berbagai terobosan agar dapat terus semakin bertumbuh dalam jangka panjang.

"Kinerja itu tergantung arah kebijakan strategi Perseroan ke depannya. Terutama dalam mempertahankan pangsa pasar dan menghadapi tekanan harga bahan baku yang saat ini sedang bergolak," ucap Reza.

Lebih lanjut, Reza merinci jika dilihat dalam beberapa tahun terakhir, Unilever masih mencatatkan kinerja yang baik dan keuntungan yang positif. Produk-produk Unilever masih banyak dikonsumsi oleh masyarakat karena termasuk barang kebutuhan sehari-hari.

Menurut Reza, tantangan yang dihadapi Unilever memang lebih pada kondisi pandemi. Meski begitu, daya beli akan tetap ada.

"UNVR produknya sudah terdiversifikasi maka yang diperlukan ialah mempertahankan harga dan pangsa pasar," kata Reza.

Reza juga menilai Sanjiv bisa mendorong percepatan transfer pengetahuan serta penguatan kolaborasi lintas afiliasi. Khususnya perihal transformasi digital dan dalam memenangkan berbagai kategori unggulan pasar FMCG melalui pendekatan R&D yang efektif.

Optimisme Unilever dengan Hadirnya Presiden Komisaris Baru

Tak hanya dari kacamata pengamat, hadirnya Sanjiv sebagai Presiden Komisaris baru juga dipandang sebagai angin segar bagi pihak internal Unilever.

Presiden Direktur PT Unilever Indonesia Tbk, Ira Noviarti membenarkan rotasi yang terjadi di jajaran dewan komisaris dan dewan direksi. Ia menilai langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Perseroan untuk memastikan perencanaan dan eksekusi strategi bagi pertumbuhan kinerja dan kemajuan Perseroan di Indonesia.

Ira menjelaskan Sanjiv Mehta telah bergabung di Unilever selama hampir 30 tahun dengan rekam jejak yang sangat kuat di berbagai posisi kepemimpinan. Mulai dari Chief Executive Officer and Managing Director, Hindustan Unilever Limited and Executive Vice President, Unilever South Asia; Chair and Chief Executive Officer, Unilever North Africa and Middle East; Chair and Chief Executive Officer, Unilever Philippines Inc.; dan banyak lainnya.

Di bawah kepemimpinan Sanjiv Mehta, HUL telah memenangkan banyak penghargaan bergengsi di India, seperti 'Company of the Year' dan 'Corporate Citizen of the Year' dari Economic Times, 'Company of the year' dari Business Standard, dan 'Best Governed Company' versi the Asian Centre for Corporate Governance and Sustainability. Forbes juga menilai HUL sebagai perusahaan paling inovatif ke-8 di dunia dan perusahaan paling inovatif di India.

"Kami percaya, dengan pengalaman, prestasi, dan ide visionernya, Sanjiv Mehta akan berkontribusi signifikan dalam perannya sebagai Presiden Komisaris yang mengawasi perencanaan dan eksekusi strategi guna memastikan pertumbuhan kinerja dan kemajuan bisnis Unilever di Indonesia," tegas Ira.

Sebagai informasi, Unilever terus mengembangkan daya saing tanpa meninggalkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang didukung berbagai keunggulan global, sekaligus sumber daya manusia yang cakap di berbagai bidang keahlian.

Hal ini dilakukan guna guna menjawab tantangan global yang terus berkembang dengan dinamis. Ira menjelaskan Perseroan saat ini juga terus memperkuat fundamental dalam transformasi di berbagai lini, khususnya penguatan segmen e-commerce dan penguatan inovasi demi menjawab preferensi konsumen yang sangat bervariasi.

(fhs/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT