ADVERTISEMENT

Langkah Unilever Dorong Equity, Diversity & Inclusivity di Indonesia

Erika Dyah - detikNews
Selasa, 07 Jun 2022 13:41 WIB
Unilever Indonesia
Foto: Unilever Indonesia
Jakarta -

PT Unilever Indonesia Tbk. terus meningkatkan upaya dalam mendorong kesetaraan gender lewat berbagai kegiatan dan kampanye brand-nya. Baru-baru ini, Unilever juga mengumumkan rangkaian kemajuan di bawah naungan Equity, Diversity, and Inclusion Board (ED & I Board) melalui 3 pilar utama.

Chair ED & I Board Unilever Indonesia Hernie Raharja mengungkapkan 3 pilar tersebut mencakup Kesetaraan Gender, Kesetaraan untuk Penyandang Disabilitas, dan Penghapusan Diskriminasi dan Stigma. Menurutnya, kemajuan yang dicapai pihaknya ini semakin memperkuat komitmen jangka panjang untuk memainkan peran nyata. Khususnya dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang setara, beragam, dan inklusif.

"Salah satu tujuan dari strategi global Unilever Compass adalah menciptakan dunia yang lebih toleran dan inklusif. Berbagai upaya kami ini merupakan perwujudan komitmen tersebut di Indonesia," ungkap Hernie dalam keterangan tertulis, Selasa (7/6/2022).

"Ke depannya, kami akan terus melahirkan berbagai inisiatif baru sembari menjalin kerja sama lebih kuat dengan berbagai pihak yang memiliki misi sejalan untuk terus menghidupkan semangat persatuan dan kesatuan di segala lini kehidupan," tambahnya.

Diketahui, komitmen ED & I Board Unilever yang terbaru diumumkan bersamaan dengan Hari Lahir Pancasila pada Rabu (1/6) lalu. Bukan tanpa alasan, Hernie mengatakan Pancasila merupakan pengejawantahan dari tekad Indonesia untuk menjadi bangsa yang satu di atas segala perbedaan.

"Sejalan dengan tema peringatan Hari Lahir Pancasila 2022 yaitu 'Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia', Unilever Indonesia percaya bahwa semangat untuk memajukan kesetaraan, keberagaman, dan inklusivitas menjadi salah satu modal utama dalam membangun Indonesia yang bersatu, berkeadilan sosial, dan beradab," ujarnya.

Unilever IndonesiaChair ED & I Board Unilever Indonesia Hernie Raharja Foto: Unilever Indonesia

Untuk mendukung hal tersebut, lanjutnya, Unilever Indonesia terus memainkan peran dengan mempertajam upaya untuk merealisasikan tiga pilar utama komitmen ED& I.

"Komitmen ini kami wujudkan baik melalui inisiatif korporat ataupun melalui program dan kampanye yang dilakukan oleh brand-brand kami," terang Hernie.

Implementasi Komitmen Unilever Indonesia guna Dorong Kesetaraan Gender

Ia merinci hingga akhir tahun 2021, Unilever Indonesia melalui berbagai program telah melampaui rata-rata proporsi perempuan dalam posisi manajemen di Indonesia. Pihaknya juga telah mendorong 180 perempuan di bidang Science, Teknologi, Engineering Matematika (STEM) untuk mengembangkan karier serta memberikan beasiswa kepada 270 generasi muda perempuan untuk melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi.

Tak ketinggalan, Unilever Indonesia juga ikut memajukan 87.000 pengusaha kecil perempuan untuk berdaya dengan memanfaatkan teknologi,memberikan pelatihan tentang Positive Body Image pada lebih dari 6.500 guru yang menjangkau 300.000 remaja, serta memberdayakan 13.000 perempuan untuk menggali potensi diri melalui platform penelusuran minat dan bakat.

Lebih lanjut, berikut merupakan beberapa langkah yang dilakukan Unilever Indonesia dalam mendorong kesetaraan gender baik di lingkungan korporasi maupun di tengah masyarakat.

  • Memperkuat Kepemimpinan Perempuan

Unilever Indonesia terus mendorong kepemimpinan perempuan di jajaran komisaris, direksi, maupun manajerial. Perlahan, hingga kini terus memperkuat kepemimpinan perempuan dengan adanya 33% dari Dewan Komisaris dan 56% dari Dewan Direksi Perusahaan dijabat oleh perempuan, termasuk posisi Presiden Direktur. Selain itu, 44% dari posisi manajer menengah dan senior juga diduduki oleh perempuan.

Angka ini lebih tinggi dari rata-rata di Indonesia, sebab berdasarkan data Badan Pusat Statistik, rata-rata proporsi perempuan dalam posisi manajemen di Indonesia hanya mencapai 32,5% pada tahun 2021. Jumlahnya bahkan menurun dari 33,08% pada tahun 2020.

  • Memajukan Peran Perempuan di Dunia Bisnis

Presiden Direktur Unilever Indonesia Ira Noviarti saat ini dipercaya menjadi Chairman B20 Indonesia Women in Business Council (WiBAC) di Presidensi G20 Indonesia. Dengan latar belakang pengalaman Ira dalam memajukan kesetaraan gender di perusahaan, pihaknya bisa turut merumuskan solusi untuk menjawab tantangan serta peluang bagi perempuan di bidang ekonomi bisnis. Baik di level nasional, maupun internasional.

  • Mendorong Kesetaraan Pengembangan Karier bagi Perempuan

Unilever Indonesia memberikan kesempatan yang sama bagi perempuan muda untuk mengikuti Unilever Future Leaders Program (UFLP). Program ini dirancang untuk mempersiapkan pemimpin masa depan Unilever melalui berbagai proyek dan peran.

Selain itu, di 2021, 50 mahasiswi teknik Indonesia di dalam dan luar negeri telah mengikuti program Women in Engineering Leadership Fellowship (WULF) untuk mendukung karier mereka di bidang teknik.

  • Memberdayakan Komunitas Perempuan Lewat Edukasi

Unilever Indonesia menggelar berbagai program edukasi khusus untuk para perempuan, khususnya masyarakat marjinal dan keluarga pra sejahtera. Adapun edukasi yang diberikan berkaitan dengan kesehatan, nutrisi, dan kesejahteraan.

Unilever Indonesia Foto: Unilever Indonesia

Misalnya, lewat program Royco Nutrimenu yang mengedukasi jutaan perempuan soal pentingnya mengkonsumsi gizi seimbang. Ada juga program Ibu Sehat Keluarga Sejahtera (BU KARSA) berisi edukasi pembiasaan cuci tangan, kesehatan gigi dan mulut, hingga sanitasi dan pengelolaan sampah rumah tangga.

  • Beri Akses Pendidikan yang Lebih Baik

Melalui brandnya Glow & Lovely, Unilever Indonesia mengadakan Bintang Beasiswa sejak 2017 lalu. Hingga tahun 2021, program ini telah memberdayakan 270 penerima beasiswa perempuan yang diberi sebutan 'Adik Bintang' untuk dapat melanjutkan belajarnya ke jenjang pendidikan tinggi.

  • Festival Foodpreneur Bersinar

Di tahun 2021 lalu, Sunlight berkolaborasi dengan Tokopedia menyelenggarakan program Festival Foodpreneur Bersinar yang diikuti oleh hampir 25.000 pengusaha UMKM perempuan di sektor kuliner. Para UMKM kuliner yang tergabung diberi wadah untuk berjualan serta edukasi untuk mengembangkan usaha kulinernya.

Langkah Unilever Indonesia dalam mendorong kesetaraan gender di Indonesia juga dilakukan melalui kampanye sejumlah brand, seperti Sunsilk dan Dove Shampoo. Sunsilk memiliki Kampanye #TakTerhentikanTukBerkilau untuk mendorong perempuan meraih mimpi dengan memberi rangkaian kelas online maupun offline.

Ada juga kampanye Sunsilk Explore More yang memberdayakan lebih dari 13.000 perempuan sejak 2019 sampai 2021 lewat rangkaian kelas inspiratif. Selain itu, Dove Shampoo juga meluncurkan kampanye 'Rambutku Mahkotaku' yang mengajak para perempuan untuk tampil percaya diri dengan rambutnya masing-masing. Kampanye ini turut didukung oleh Dian Sastrowardoyo dan komposer, Eka Gustiwana.

(ads/ads)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT