ADVERTISEMENT

KPK Geledah Apartemen hingga Rumah Terkait Kasus Suap Mamberamo Tengah

M Hanafi Aryan - detikNews
Kamis, 07 Jul 2022 17:03 WIB
Gedung baru KPK
Ilustrasi KPK (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

KPK melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan suap Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua. Dalam penggeledahan itu, KPK menemukan sejumlah dokumen terkait kasus ini.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan penggeledahan selesai dilakukan pada Rabu (6/7/2022). Penyidik melakukan penggeledahan di sejumlah apartemen hingga rumah milik pihak yang diduga terlibat di perkara ini.

"Penggeledahan di beberapa lokasi yang berada di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, wilayah Jakarta Pusat dan Kabupaten Sleman, DIY," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (7/7/2022).

"Adapun lokasi yang dimaksud adalah rumah kediaman dan apartemen dari pihak-pihak yang terkait dengan perkara ini," sambungnya.

Dalam penggeledahan itu, kata Ali, penyidik KPK menemukan dokumen uang yang diduga diterima para pihak terkait kasus dugaan suap ini.

"Ditemukan dan diamankan berbagai bukti untuk menguatkan unsur dugaan perbuatan pidana korupsi dimaksud di antaranya berupa dokumen transaksi aliran sejumlah uang yang diduga diterima oleh pihak yang terkait dengan perkara," ujar Ali.

Ali mengatakan alat bukti tersebut kini telah disita oleh KPK. Penyidik akan mengonfirmasi temuan itu kepada para saksi hingga tersangka.

"Analisa hingga penyitaan segera dilakukan untuk kemudian dikonfirmasi lagi pada berbagai pihak yang dipanggil sebagai saksi termasuk pada para Tersangka," tuturnya.

Ali belum menyebutkan siapa tersangka dalam kasus ini. Dia juga belum menjelaskan konstruksi perkaranya.

"Pada saat penyidikan ini cukup, kami pastikan KPK akan umumkan siapa saja pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini," tutup Ali.

Sebelumnya, KPK menyatakan sedang mengusut dugaan suap dan gratifikasi berbagai proyek di Pemkab Mamberamo Tengah, Papua. KPK telah melakukan penyidikan kasus ini sejak Selasa (7/6) lalu.

"Setelah mengumpulkan berbagai bahan keterangan dan kemudian KPK menemukan bukti permulaan yang cukup, saat ini telah meningkatkan ke proses penyidikan terkait dugaan korupsi berupa pemberian dan penerimaan suap serta gratifikasi terkait pelaksanaan berbagai proyek di Pemkab Mamberamo Tengah, Provinsi Papua," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan.

Namun Ali belum bisa membeberkan konstruksi perkara ini. Hal itu akan disampaikan sekaligus saat menahan para tersangka.

"Sebagaimana yang telah KPK lakukan untuk berbagai perkara, terkait dengan pengumuman pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, kronologi perkara, dan dugaan pasal yang disangkakan akan disampaikan pada saat penyidikan cukup dan saat telah dilakukan upaya paksa penangkapan ataupun penahanan oleh tim penyidik," ujarnya.

Simak juga 'Walkot Sorong: Perlu 20 Tahun RUU DOB Papua Disetujui':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT