ADVERTISEMENT

Saksi: M Kace Minta Maaf-Minta Tolong ke Irjen Napoleon Usai Dilumuri Tinja

Zunita Putri - detikNews
Kamis, 07 Jul 2022 17:02 WIB
Sidang Irjen Napoleon (Zunita-detikcom)
Sidang Irjen Napoleon (Zunita/detikcom)
Jakarta -

Harmeniko alias Choky alias Pak RT Rutan Bareskrim mengungkapkan momen sesudah peristiwa Irjen Napoleon Bonaparte melumurkan kotoran manusia ke wajah M Kace. Seperti apa?

Awalnya, Choky mengatakan, setelah Napoleon melumurkan kotoran, dia dan pengurus RT di rutan Bareskrim lainnya membersihkan ruangan Kace. Saat itu Kace juga diminta membersihkan diri.

"Jadi pas kejadian dua orang itu, kotoran jadi ke mana-mana, makanya terdakwa menyuruh pengurus bersih-bersih karena kotoran itu bau di ruangan (sel Kace)," kata Choky di PN Jaksel, Kamis (7/7/2022).

"Semua pengurus juga ikut bersihin ruangan yang terciprat kotoran," lanjutnya.

Setelah bersih-bersih, Choky mengatakan Napoleon dan Kace kembali bertemu dan bicara sejumlah hal. Dalam pertemuan itu, Napoleon menasihati Kace.

"Setelah itu ngobrol lagi, terdakwa sambil ngomong 'inilah ulah kamu, tadi saya ngobrol baik-baik, tapi kamu nantangin, kamu kenceng'," kata Choky.

Pertemuan itu berlangsung sekitar selama 1 jam. Saat itu, Choky selaku RT memperkenalkan Napoleon sebagai jenderal polisi ke Kace. Saat itu Kace pun minta maaf.

Kace juga mengungkapkan alasan dia membuat konten YouTube menista agama. Choky menyebut Kace mengaku kesulitan keuangan sehingga membuat konten itu.

"Saya juga katakan (ke Kace), 'Pak, depan kamu ini jenderal', terus Kace bilang, 'Saya minta maaf', 'Saya terus terang nggak tahu'. Kedua, 'Saya nggak ada maksud menista agama'. Terdakwa tanya, 'Motif kamu sebenarnya apa, Kace?', katanya susah cari duit, jadi konten saya buat gitu, ada yang nyumbang saya, dapat duit," papar Choky.

Pertemuan itu berlangsung tenang. Choky mengaku saat itu bahkan melihat wajah Kace dengan jelas dan tidak ada lebam atau memar di wajahnya usai dilumuri kotoran manusia dan dipukul beberapa warga rutan.

Selain meminta maaf, Kace, kata Choky, minta tolong ke Napoleon agar menjaganya selama di rutan. Napoleon menyanggupi itu.

"Malah Kace bilang, 'Pak, saya minta tolong jagain keamanan saya', terus katanya terdakwa, 'Pokoknya kamu sopan aja jangan aneh-aneh dan jaga statement kamu, nanti insyallah saya jaga'. Ngobrolnya juga sehat, setelah ngobrol, Kosman (alias Kace) ngaku salah, minta maaf lalu kamar dikunci," ungkapnya.

Menurut Choky, kamar Kace kembali dikunci pukul 03.00 WIB dini hari. Setelah pertemuan itu, Napoleon disebut meminta warga rutan tidak mendekati dan melemparkan barang-barang ke kamar Kace.

Diketahui dalam kasus ini, Irjen Napoleon Bonaparte didakwa menganiaya M Kace di Rutan Bareskrim. Napoleon juga melumuri M Kace dengan kotoran manusia.

Dalam surat dakwaan disebutkan bahwa Napoleon melakukan perbuatan itu bersama-sama dengan Dedy Wahyudi, Djafar Hamzah, Himawan Prasetyo, dan Harmeniko alias Choky alias Pak RT. Tuntutan untuk tiap terdakwa itu dilakukan terpisah. Napoleon didakwa dengan Pasal 170 ayat 2 ke-1 KUHP atau Pasal 170 ayat 1 atau Pasal 351 ayat 1 juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP dan Pasal 351 ayat 1 KUHP.

Simak juga 'Saksi Cabut Keterangan BAP soal Irjen Napoleon Pukul M Kace di Rutan':

[Gambas:Video 20detik]




(zap/yld)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT