ADVERTISEMENT

Usai Kementerian ESDM, Warga Demo Kedubes Kanada Tolak Tambang di Sangihe

Karin Nur Secha - detikNews
Kamis, 07 Jul 2022 15:31 WIB
Warga demo Kebudes Kanada tolak tambang di Sangihe
Warga berdemo Kebudes Kanada untuk menolak tambang di Sangihe. (Karin Nur Secha/detikcom)
Jakarta -

Warga Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, menggelar demonstrasi di Kedubes Kanada, Setiabudi, Jakarta Selatan, sebagai penolakan terhadap perusahaan tambang. Sebelumnya, mereka juga telah melakukan aksi di Ditjen Minerba, Kementerian ESDM, Tebet, Jakarta Selatan.

Pantauan detikcom di Kedubes Kanada, Kamis (7/7/2022), terlihat massa aksi melakukan orasi. Mereka juga membawa sejumlah spanduk dan poster.

"Investasi Baru Gold Corp asal Kanada Ancam Keselamatan Warga Pulau Sangihe," demikian tulisan salah satu spanduk yang dibawa massa.

Mereka terdengar melakukan orasi di depan Kantor Kedubes Kanada. Mereka meminta perwakilan pihak Kedubes bersedia menemui para demonstran.

Namun, setelah ditunggu selama dua jam, pihak Kedubes tidak mau menemui mereka. Malah pihak demonstran diarahkan untuk membuat surat melalui Kemenlu untuk proses mediasi.

"Kami minta perwakilan bapak-bapak untuk bisa diterima. Namun jawaban mereka tidak akan menerima karena tidak ada surat kepada Kemenlu yang meminta kepada Kedutaan Kanada untuk memediasikan antara pihak masyarakat dengan pihak Kedutaan Kanada," ujar petugas kepolisian mewakili Kanit Intel Polsek Setiabudi, Iptu Musni, kepada massa aksi, Kamis (7/7).

"Jadi kami sudah koordinasi dengan korlap agar menulis surat yang ditujukan kepada Kemenlu RI UP Kasubdit Diplomatik Asia-Pasifik yang isinya menceritakan hal-hal yang ibu, bapak rasakan di daerah agar bisa dimediasikan dengan pihak Kedutaan Kanada," sambungnya.

Mendengar hal tersebut, massa aksi kemudian marah. Mereka melontarkan kata-kata kasar serta makian.

"Jadi kalau saat ini kami datang jauh-jauh dengan uang puluhan juta tidak gampang bagi kami. Bagi kami, tanah kekayaan Sangihe itu adalah warisan untuk anak cucu kami bukan untuk bangsa asing, camkan dengan baik itu. Kami warga Kepulauan Sangihe tidak terima diperlakukan seperti binatang!" ucap seorang orator.

Selengkapnya pada halaman berikutnya.

Simak Video 'Ratapan Warga ke Ditjen Minerba, Minta Cabut Izin Tambang Emas':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT