ADVERTISEMENT

Partai Garuda: COVID Tak Kenal Cebong dan Kadrun, Jangan Politisasi!

Rhazes Putra - detikNews
Rabu, 06 Jul 2022 18:37 WIB
Teddy Gusnaidi (Firda Cynthia Anggrainy/detikcom).
Foto: Teddy Gusnaidi (Firda Cynthia Anggrainy/detikcom).
Jakarta -

Setelah sangat landai selama beberapa bulan, laju penularan COVID-19 menunjukkan kembali kenaikan meskipun masih dalam tahap terkendali. Partai Garuda meminta urusan COVID-19 ini tidak lagi dipolitisasi.

"Kini varian baru COVID kembali menyerang, COVID tidak mengenal cebong dan kadrun, COVID tidak mengenal pemilu 2024, COVID tidak hanya menyerang orang dengan pilihan politik tertentu, karena COVID menyerang warga dunia, bukan hanya warga negara Indonesia saja," kata Waketum Partai Garuda Teddy Gusnaidi dalam keterangan tertulis, Rabu (6/7/2022).

Teddy meminta kepada para politisi dan para tokoh agar jangan menyeret urusan COVID-19 maupun penanganannya, ke arah politik praktis. Jangan sampai pula sampai tersebar berita bohong mengenai urusan pandemi ini.

"Jangan kalian politisasi urusan ini, ini bukan mau-maunya pemerintah, bukan mau-maunya kelompok tertentu, jangan kalian berikan informasi sesat hanya demi mendapatkan publikasi dan suara, karena ini penyakit menular yang bisa merenggut nyawa banyak orang," tutur Teddy.

Juru Bicara Partai Garuda ini mengingatkan bahwa Indonesia pernah dinilai sebagai negara yang cepat dalam menangani dan menghentikan laju peredaran covid. Cara Indonesia dipuji negara-negara lain.

"Tentu ini tidak lepas dari kesigapan pemerintah dan masyarakat, sehingga kita saat ini bisa kembali normal, bisa makan di tempat keramaian dan menonton konser," tutur Teddy.

"Indonesia sudah punya metode, dan metode itu akan kembali dilakukan. Mencegah sejak awal agar varian baru ini tidak berkembang dan menginfeksi banyak rakyat Indonesia," pungkasnya.

Simak juga video 'Covid-19 di Dunia: Kasus dan Kesembuhan Tembus 500 Juta!':

[Gambas:Video 20detik]



(akd/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT