ADVERTISEMENT

Partai Garuda Dukung Penggunaan Ganja untuk Medis: Bukan Hal Sulit

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 01 Jul 2022 20:08 WIB
Teddy Gusnaidi (Firda Cynthia Anggrainy/detikcom).
Teddy Gusnaidi (Firda Cynthia Anggrainy/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua Umum Partai Garuda Teddy Gusnaidi mendukung penggunaan ganja untuk medis. Dia menyinggung morfin yang saat ini sudah dipakai untuk medis, sehingga menurutnya bukan hal sulit untuk juga melegalkan ganja.

Diketahui, dukungan ganja untuk medis ini mencuat karena seorang Ibu yang meminta pelegalan ganja untuk pengobatan anaknya yang mengidap lumpuh otak atau cerebral palsy. Teddy meminta permintaan itu dicari tahu terlebih dahulu benar atau tidaknya untuk pengobatan.

"Ada kejadian di mana seorang ibu meminta anaknya diberi ganja untuk pengobatan. Tentu harus jelas, apakah itu penilaian sang ibu atau memang berdasarkan hasil medis tapi pihak dokter tidak berani memberikan karena bertentangan dengan aturan di Indonesia. Ini dulu yang harus jelas, sehingga ada dasarnya," kata Teddy dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/7/2022).

Jika benar ganja untuk pengobatan, menurut Teddy, tidak menjadi masalah. Teddy mengatakan ganja tidak akan berbahaya jika memiliki dasar ilmu yang jelas dalam pengobatan.

"Jika memang berdasarkan hasil medis dan tidak ada obat lain selain ganja, tentu saja hal itu menjadi tidak masalah karena tujuan maupun takarannya diperuntukkan buat medis. Sesuatu yang dianggap berbahaya menjadi tidak berbahaya ketika tepat dalam penggunaannya dan berdasarkan ilmu," ucapnya.

Teddy lantas menyinggung penggunaan morfin yang saat ini diizinkan untuk pengobatan. Dia menilai hal itu sudah menjadi dasar kalau ganja pun bisa digunakan dengan tujuan yang sama.

"Morfin itu dilarang, karena bagian dari Narkotika golongan tinggi, ganja itu tidak seberapanya morfin. Tapi morfin boleh digunakan ke pasien untuk proses pengobatan. Tentu dasarnya ada, baik dasar aturan maupun dasar secara medis. Begitupun ganja, harus memiliki dasarnya juga," ucapnya.

Lebih lanjut, Teddy menekankan kebutuhan narkotika untuk pengobatan bukan hal yang baru. Untuk itu, dia menilai penggunaan ganja untuk pengobatan bukan hal yang sulit.

"Penggunaan narkotika untuk kebutuhan medis bukan hal baru, sehingga untuk ganja yang tingkat bahayanya lebih rendah dari Morfin apalagi berasal dari tumbuhan alami, tentu akan lebih mudah diizinkan untuk medis," ucapnya.

Simak video 'Terkait Wacana Legalisasi Ganja Medis, Ini yang Jadi Sorotan PBNU':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/tor)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT