ADVERTISEMENT

Pemulung Ditemukan Tergeletak Bersimbah Darah di Trotoar Jalan Gatsu

Karin Nur Secha - detikNews
Rabu, 06 Jul 2022 16:18 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Ilustrasi Pengeroyokan (dok. detikcom)
Jakarta -

Seorang pria ditemukan tergeletak bersimbah darah di trotoar wilayah Jl Gatot Subroto, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Pria itu merupakan seorang pemulung yang identitasnya belum diketahui.

Pria tersebut ditemukan oleh pengemudi ojek online pada Selasa (5/7/2022), sekitar pukul 21.00 WIB. Diduga pria tersebut dikeroyok oleh rekan sesama pemulung.

"Kayaknya teman-temannya juga yang hantam. Saya rasa dia juga pasti kenal dengan yang hantam," ujar Ketua RW 02 Kuningan Barat, Eddy Latuheru, saat ditemui di lokasi, Rabu (6/7).

Eddy mengatakan pria tersebut ditemukan dalam kondisi wajahnya penuh darah. Saat itu, korban ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri.

"Kondisi hidup, nggak mati. Waktu diangkat ambulans masih hidup, cuma emang dia nggak bisa ngeliat," kata Eddy.

Dia mengatakan ada seorang saksi mata yang melihat langsung pengeroyokan tersebut. Diduga ada dua orang yang melakukan pengeroyokan.

"Diduga ada dua orang pelaku. Kalau menurut tukang ojek, itu ada orang yang menghantam kemungkinan ada dua versi apa gara-gara cewek apa ngambil barang orang. Karena dia mempertahankan gerobaknya. Tapi saya tanya lagi tukang ojeknya, dia langsung pergi," jelasnya.

Kedua pelaku diduga menghantam wajah korban menggunakan besi. Sebab, jika dihantam menggunakan conblock, di lokasi tidak ditemukan benda itu.

"Ini mungkin dihantam dari depan dihantam pakai besi, karena kami cari conblock di sekitar sini nggak ada. Biasanya kalau itu kan conblock bekasnya pasti ada ini nggak ada," ucapnya Eddy.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Mampang AKP Budi Laksono mengklaim pihaknya baru mengetahui informasi tersebut.

"Saya baru monitor," kata Budi saat dimintai konfirmasi, Rabu (6/7/2022).

Pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian.

"Lagi mau kita cek dulu. Semalam nggak ada yang kasih info," katanya.

(mea/yld)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT