ADVERTISEMENT

Melawan, Maling Sadis Bacok Penjaga Peternakan Ayam di Bogor Didor Polisi

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Rabu, 06 Jul 2022 13:35 WIB
Melawan polisi, pencuri sadis di Bogor yang bacok korban dipincangi.
Melawan polisi, pencuri sadis di Bogor yang bacok korban dipincangi. (Rizky/detikcom)
Bogor -

Polisi meringkus C alias K (30), pelaku pencurian handphone di peternakan ayam kawasan Desa Batu Tulis, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Pelaku ditangkap di Cipondoh, Kabupaten Tangerang.

"Kejadian ini terjadi pada tanggal 25 Juni 2022. Setelah kami mendapatkan informasi dari aduan masyarakat atas kejadian ini pada jam 08.00 WIB pagi, tim dari Polsek Nanggung langsung melakukan upaya olah tempat kejadian perkara (TKP) pertama," kata Kanit Reskrim Polsek Nanggung, Ipda Rahman Nurjaman saat konferensi pers di Mapolres Bogor, Jl Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Rabu (6/7/2022).

Akibat pencurian itu, dua karyawan peternakan mengalami luka bacok. Pelaku menggunakan senjata tajam (sajam) jenis golok dan samurai untuk menyerang korban.

"Pada saat itu kami menemui korban yang sudah mendapatkan tindakan medis dari RSUD Leuwiliang, atas nama EF dan ES. Kedua korban ini mendapatkan luka jahitan yang cukup banyak. Yang satu 17 jahitan, yang satu lagi 10 jahitan di tangan kiri dan pundak," jelasnya.

Pelaku ditangkap pada Jumat (1/7) pukul 02.00 WIB. Kemudian, pelaku dibawa ke Polsek Nanggung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Hasil pemeriksaan awal dari pelaku yang pertama, bahwa dia melakukan kejahatan ini tidak Sendirian. Ada satu lagi yang sudah kami jadikan DPO atas nama inisial R (44)," tuturnya.

Pelaku sempat melawan dan kabur saat hendak ditangkap petugas kepolisian. Akibatnya, petugas memberi tembakan ke kaki pelaku.

"Sempat melawan, melarikan diri, maka kami lakukan tindakan tegas terukur. Iya betul (melawan balik petugas), pada saat penangkapan di Cipondoh, Tangerang," tegasnya.

Pada saat kejadian, pelaku memanjat pagar dengan menggunakan tangga. Setelah berhasil masuk, dia segera mengambil dua buah handphone yang ada di pos penjaga pertama.

"Kemudian mereka bergerak ke pos yang kedua. Dimana saudara EF dan HS yang berada di pos tersebut. Pada saat mereka tidur, mereka dibangunkan dengan senjata tajam, dengan alasan untuk meminta handphone yang ada di pos tersebut," jelasnya.

Namun kedua penjaga tersebut melakukan perlawanan kepada pelaku pencurian, sehingga timbul perkelahian. Penjaga melawan menggunakan bambu dan kayu, hingga akhirnya mengalami luka bacok oleh pelaku.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.

Simak juga 'Aksi Bak 'Spider-Man' Maling Kotak Amal di Bogor':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT