ADVERTISEMENT

Polisi Upayakan Restorative Justice Kasus Pengeroyokan Siswa SMA 70 Jakarta

Antara News - detikNews
Rabu, 06 Jul 2022 12:44 WIB
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Enam siswa SMA di Jakarta Selatan (Jaksel) ditangkap atas kasus pengeroyokan adik kelas. Polisi mengupayakan keadilan restoratif (restorative justice) kepada kedua belah pihak.

"Jadi, proses tersebut sudah dilakukan. Namun, syaratnya harus ada kesepakatan kedua pihak dan ini sedang terus diupayakan," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto, seperti dilansir Antara, Rabu (6/7/2022).

Kasus pengeroyokan siswa SMAN 70 Jakarta itu disebut terjadi di luar jam belajar sekolah. Kasus pengeroyokan itu terjadi pada Mei 2022.

Budhi mengatakan kedua belah pihak, baik tersangka maupun korban, harus bertemu langsung untuk bisa mencapai kesepakatan bersama.

6 Siswa Terduga Pengeroyok Ditangkap-Ditahan

Sebelumnya, polisi menangkap enam terduga pelaku pengeroyokan siswa SMAN 70 Jakarta. Terduga pelaku dan korban diketahui merupakan pelajar SMAN 70 Jakarta.

Seorang pelaku bernama Damara Altaf Alawdib atau Mantis (18) sempat menjadi buron kasus pengeroyokan tersebut. Korban merupakan adik kelas para pelaku.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT