ADVERTISEMENT

Di Hadapan Jokowi, Kapolri Ungkap Makna di Balik Tema HUT ke-76 Bhayangkara

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 05 Jul 2022 20:34 WIB
Prisiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto: dok Humas Polri)
Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya siap mengawal seluruh kebijakan Pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas di tahun 2045. Hal itu disampaikan Sigit dalam Upacara peringatan HUT ke-76 Bhayangkara.

"Polri juga akan mendukung dan mengawal seluruh kebijakan Pemerintah dalam mewujudkan transformasi ekonomi menuju Indonesia Maju, Indonesia Emas 2045," kata Sigit di Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Jawa Tengah, seperti dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/7/2022).

Di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi), pejabat negara dan tamu undangan lainnya, Sigit mengungkap makna tema HUT ke-76 Bhayangkara tahun ini. Tema yang diusung adalah 'Polri yang Presisi Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh'.

Sigit mengatakan semangat dari tema itu yakni sebagai wujud dukungan dari Polri terhadap fokus kebijakan Pemerintah dalam melakukan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan dukungan reformasi struktural untuk mewujudkan transformasi ekonomi.

"Sebagai upaya pemulihan ekonomi tersebut maka pemerintah harus menjaga kondisi perekonomian, dengan menerapkan strategi pemulihan ekonomi melalui kegiatan antara lain, hilirisasi industri, penyiapan 18 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional, melanjutkan pembangunan infrastruktur serta program food estate yang tersebar di seluruh Indonesia untuk meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi, menciptakan ketahanan pangan dan energi," ujar Sigit.

Guna mengoptimalkan dukungan untuk pemulihan ekonomi nasional itu, Polri juga telah membentuk satgasus. Satgasus itu, kata Sigit, mulai dari pencegahan korupsi, satgas kawal investasi, satgas anti-mafia tanah. Sigit mengatakan hal itu dilakukan untuk memastikan pencegahan terjadinya potensi kebocoran pendapatan negara, serta mendorong iklim kemudahan dan kepastian berinvestasi. Selain itu, terkait kebijakan ketahanan pangan, polisi telah membentuk satgas pangan.

Sigit juga menyampaikan bahwa Polri terus mengawal kebijakan Pemerintah soal gerakan nasional bangga buatan Indonesia. Dia mengatakan Korps Bhayangkara menempati urutan ketiga soal realisasi tertinggi Pemanfaatan dan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).

Lebih lanjut, Sigit juga menyatakan Polri terus melakukan optimalisasi pemanfaatan teknologi Indonesia dalam rangka memberikan pelayanan terbaik serta prima terhadap masyarakat Indonesia. Dia menambahkan penggunaan teknologi itu untuk mengurangi proses interaksi yang berpotensi penyimpangan serta meningkatkan PNBP melalui Polri.

Mengenai pelayanan, tambah Sigit, Polri juga fokus terhadap kelompok rentan seperti perempuan, orang tua, anak, lansia, dan kelompok disabilitas. Pusdokkes Polri telah dikembangkan untuk mendukung peningkatan layanan kesehatan kepada masyarakat dan anggota Polri.

Simak video 'Jokowi Minta Polri Kawal Pembangunan IKN hingga Pemilu 2024':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya pada halaman berikut.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT