ADVERTISEMENT

Kiai Jombang Tolak Anaknya yang DPO Ditangkap Polisi: Demi Keselamatan Bersama

Tim detikJatim - detikNews
Selasa, 05 Jul 2022 12:29 WIB
Polisi dinasihari kiai di Jombang
KH Muhammad Mukhtar Mukthi dan Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat. (Tangkapan layar)
Jombang -

Pengasuh Ponpes Shiddiqiyyah KH Muhammad Mukhtar Mukthi menyebut anaknya, MSAT, difitnah melakukan pencabulan. Dia meminta Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat tidak menangkap putranya yang menjadi DPO kasus pencabulan.

Dilansir dari detikJatim, Selasa (5/7/2022), video permintaan Kiai Mukhtar itu viral di aplikasi perpesanan. Video direkam saat proses negosiasi saat polisi hendak menangkap MSAT. Sebelumnya, aksi penangkapan MSAT (42) gagal dilakukan. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran pada Minggu (3/7/2022) siang.

Tak hanya itu, Kiai Mukhtar juga meminta polisi menyetop kasus ini. Dalam video tersebut, terlihat sang kiai bersama Kapolres Jombang sedang berada di sebuah majelis. Di sana, terlihat ratusan jemaah.

"Untuk keselamatan kita bersama, untuk kejayaan Indonesia Raya, fitnah ini masalah keluarga. Untuk itu, kembalilah ke tempat masing-masing, jangan memaksakan diri mengambil anak saya yang kena fitnah ini," kata Kiai Mukhtar dalam video yang dilihat detikJatim, Senin (4/7/2022).

"Semuanya itu adalah fitnah. Allahu Akbar, cukup itu saja!" imbuh Kiai Mukhtar.

Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat menyebut video yang beredar merupakan momen dirinya bernegosiasi dengan Kiai Mukhtar pada Minggu (3/7) sekitar pukul 21.15 WIB. Saat itu, dia yang masuk seorang diri memakai kopiah dan berseragam lengkap. Ia ditemui Kiai Mukhtar dan ratusan jemaah Shiddiqiyyah.

"Saya pikir negosiasi di ruangan khusus, ternyata saya dihadapkan ke jemaah yang mudah diprovokasi. Sangat rawan sekali, makanya saya tidak berdebat lama," kata Nurhidayat kepada detikJatim, Senin (4/7/2022).

Baca selengkapnya di sini

Simak Video: Sulitnya Polisi Tangkap Anak Kiai Jombang DPO Kasus Pencabulan Santriwati

[Gambas:Video 20detik]




(idh/tor)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT