ADVERTISEMENT

Kemendagri: Jadi Pj Gubernur Aceh, Mayjen Achmad Marzuki Bukan TNI Aktif

Indra Komara - detikNews
Selasa, 05 Jul 2022 11:09 WIB
Mayjen Achmad Marzuki dengan Gubernur Aceh Nova Iriansyah
Foto: Mayjen Achmad Marzuki dengan Gubernur Aceh Nova Iriansyah (Dok.Website Humas Provinsi Aceh)
Jakarta -

Kemendagri memastikan Mayjen Achmad Marzuki yang akan dilantik sebagai Pj Gubernur Aceh bukan TNI aktif. Staf Khusus Mendagri Kastorius Sinaga mengatakan Achmad Marzuki sudah pensiun dari TNI.

"Bapak Achmad Marzuki telah pensiun dini dari TNI. Beliau bukanlah TNI aktif namun sudah purnawirawan TNI. Kemarin siang beliau telah dilantik sebagai Sahmen (Staf Ahli) Mendagri Bidang Hukum dan Kesatuan Bangsa," ujar Kastorius, kepada wartawan, Selasa (5/7/2022).

Untuk diketahui, saat ini Achmad Marzuki berusia 55 tahun. Batas usia pensiun untuk TNI berbeda-beda setiap jabatannya. Untuk batas usia perwira memiliki batas usia pensiun yang paling tinggi, yakni 58 tahun. Kemudian batas usia pensiun untuk bintara dan tamtama lebih muda, yakni saat 53 tahun.

Aturan tentang batas usia pensiun untuk anggota TNI ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia.

Kastorius sendiri hanya menerangkan Achmad Marzuki telah pensiun dini. Namun tidak dijelaskan secara rinci kapan waktu Achmad Marzuki pensiun.

Achmad Marzuki akan dilantik Rabu (6/7) besok di hadapan Ketua Mahkamah Sya'riah Aceh dalam Rapur DPR Aceh. Pelantikan rencananya digelar besok pagi. Surat pelantikan Pj Gubernur Aceh telah dikirim Sekjen Kemendagri Shuajar per kemarin ke Ketua DPR Aceh.

"Besok hari Rabu 6 Juli 2022 pukul 08.30 bertempat di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Aceh," paparnya.

Achmad Marzuki merupakan perwira tinggi TNI. Dia lahir di Bandung, Jawa Barat pada 24 Februari 1967.

Dia sempat mengenyam pendidikan di Akademi Militer pada tahun 1989. Dia memulai karir militernya dengan menjadi Danyonif 411/Pandawa pada tahun 2004-2006.

Kemudian dia sempat menjabat sebagai Asops Kasdam V/Brawijaya pada 2010-2012. Selanjutnya pada 2012-2013 dia menjabat sebagai pamen Denma Mabesad.

Sejak saat itu karirnya moncer. Berbagai jabatan lain di militer juga pernah dia pegang seperti Dirbinsen Pussenif Kodiklat TNI AD, Danrem 174/Anim Ti Waninggap, Komandan PMPP TNI dan Pangdam Iskandar Muda. Hingga pada 17 November 2021, dia sempat menjadi Asisten Teritorial KSAD.

(idn/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT