ADVERTISEMENT

Pengakuan Novel Baswedan soal Firli Minta 'Tak Diserang' Dibantah KPK

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Senin, 04 Jul 2022 21:42 WIB
Korban penyiraman air keras Novel Baswedan bicara alasannya tak ikut rekonstruksi yang digelar polisi. Faktor kesehatan jadi alasan ia tak ikut rekonstruksi itu
Novel Baswedan (Pradita Utama/detikcom)

Bantahan KPK

KPK membantah pengakuan Novel Baswedan. Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyebut Firli Bahuri sedang berada di Kalimantan Utara untuk melaksanakan kunjungan kerja ke Badan Penanaman Modal Daerah dan Perizinan Terpadu (BPMDPT) Provinsi Kalimantan Utara pada 25 November 2020.

"Kami memastikan keterangan tersebut tidak benar. Pada saat bersamaan, yakni tanggal 25 November 2020, Ketua KPK Bapak Firli Bahuri sedang melaksanakan kunjungan kerja ke Badan Penanaman Modal Daerah dan Perizinan Terpadu (BPMDPT) Provinsi Kalimantan Utara," kata Ali Fikri kepada wartawan.

Ali mengatakan kunjungan kerja Firli Bahuri bisa dilihat di situs resmi DPMPTSP Kalimantan Utara. Dalam situs resmi dinas di Pemprov Kaltara itu, Firli disebut melakukan Dialog Publika di ruangan pelayanan DPMPTSP Kaltara. Ada juga foto-foto Firli saat bertemu pegawai di dinas tersebut.

"Masyarakat bisa mengkonfirmasi kebenaran kunjungan kerja Ketua KPK ke DPMPTSP Provinsi Kaltara, melalui website resminya https://dpmptsp.kaltaraprov.go.id/2020/11/25/ketua-kpk-komjen-pol-firli-bahuri-saat-melakukan-kunjungan-ke-dpmptsp-kaltara/," ungkap Ali.

Ali berharap pernyataan yang dianggapnya tidak benar itu tak terulang. Dia mengatakan pernyataan-pernyataan tidak benar terhadap KPK malah kontraproduktif dengan upaya pemberantasan korupsi.

"KPK berharap pernyataan-pernyataan yang tidak benar ini tidak kembali terulang, yang hanya akan menimbulkan kontraproduktif terhadap kerja-kerja pemberantasan korupsi yang sedang gencar dilakukan penegak hukum baik oleh KPK, Kejaksaan, maupun Polri," tuturnya.


(haf/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT