ADVERTISEMENT

Alasan Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalin di Kawasan Bundaran HI

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 04 Jul 2022 14:39 WIB
PPKM darurat mulai berlaku hari ini, Sabtu (3/7). Suasana di Bundaran HI, Jakarta Pusat tampak sepi aktivitas pada pagi hari.
Bundaran HI (20Detik)
Jakarta -

Dinas Perhubungan DKI Jakarta menjelaskan alasan pemberlakuan uji coba rekayasa lalu lintas di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) mulai sore ini. Uji coba rekayasa lalin diterapkan demi mengurai kepadatan akibat persilangan (crossing).

"Crossing itu akhir-akhir ini semakin terasa mengganggu, terkait dengan semakin meningkatnya aktivitas masyarakat. Sebenarnya kita ingin mengurai adanya crossing kendaraan yang berada di jalinan bundaran, dari bundaran menuju timur dan dari utara menuju ke selatan," kata Plh Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan DKI Jakarta Emanuel Kristanto saat dihubungi, Senin (4/7/2022).

Emanuel mengatakan kawasan Bundaran HI menjadi salah satu titik krusial terjadinya kepadatan yang menjadi sumber kemacetan di Sudirman-MH Thamrin. Sebab, di kawasan ini terdapat persilangan jalan kendaraan dari arah utara ke selatan ataupun dari arah selatan menuju timur.

"Kan ada kendaraan bertemu, (misal) yang satunya ke kiri kemudian satunya lurus ke selatan. Itu coba kita urai dan kita hilangi," jelasnya.

"Kita melihatnya adalah lalin di sekitar kawasan Sudirman-Thamrin. Ada 1 memang yang kita rasa perlu untuk untuk segera ditangani, kita melihat kira-kira ini adalah salah satu sumber kemacetan," sambungnya.

Sebagaimana diketahui, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberlakukan uji coba rekayasa lalu lintas di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, mulai hari ini hingga 10 Juli. Uji coba rekayasa lalin ini dilakukan di jam pulang kantor, yakni pukul 16.00-21.00 WIB.

"Uji coba rekayasa lalu lintas akan dilaksanakan pada tanggal 4-10 Juli 2022 pukul 16.00-21.00 WIB," tulis akun Instagram Dishub DKI Jakarta seperti dilihat detikcom, Minggu (3/7).

Dari gambar yang diunggah Dishub DKI Jakarta, dapat disimpulkan pengendara dari selatan (Jl Jenderal Sudirman) tidak bisa langsung melintas ke barat (Jl Imam Bonjol). Lalu pengendara dari utara (Jl MH Thamrin) dan barat (Jl Imam Bonjol) tidak bisa langsung menuju timur (Jl Kebon Kacang Raya).

Berikut ini pengalihan arus lalu lintas di bundaran HI:

1. Pengalihan lalu lintas dari arah selatan ke timur dilakukan secara terbatas dengan prioritas untuk Bus TransJakarta dan rombongan VVIP.

2. Pengalihan lalu lintas dari arah timur ke utara.

3. Lalu lintas dari selatan yang akan menuju timur dialihkan melalui Jalan MH Thamrin- putar balik di Bundaran Patung Kuda atau di depan Kementerian Perhubungan.

4. Lalu lintas dari timur yang akan menuju barat/utara dialihkan belok kiri melalui Jalan Jenderal Sudirman - putar balik di Landmark Kolong Sudirman - Jalan Galunggung - belok kiri ke Kupingan BNI - Jalan Jenderal Sudirman - dan seterusnya.

Tonton video 'Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Dimulai, Begini Kondisinya':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/dek)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT