ADVERTISEMENT

Bogor-Sukabumi via Leuwiliang Masih Tak Bisa Dilewati Mobil Pascalongsor

Muchamad Sholihin - detikNews
Senin, 04 Jul 2022 14:19 WIB
Kondisi jembatan di Leuwiliang, Bogor, Jawa Barat yang rusak pascalongsor.
Kondisi jembatan di Leuwiliang, Bogor, Jawa Barat, yang rusak pascalongsor. (dok. Dinas PUPR Kabupaten Bogor)

Diberitakan sebelumnya, Longsor yang terjadi di kawasan Cianteun, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, menyebabkan jalan lintas Bogor-Sukabumi via Cianteun, Leuwiliang, terputus. Proses evakuasi material longsor sampai saat ini masih dilakukan agar jalur tersebut bisa dilalui kendaraan.

"Ada 25 titik longsor yang menutup jalan dan sudah 14 titik longsor yang dibuka. Sisanya masih dikerjakan. Untuk desa tidak sepenuhnya terisolir, karena masih bisa dengan berjalan kaki. Jalur (Bogor-Sukabumi) masih tertutup sampai saat ini," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Aris Nurjatmiko dalam keterangannya, Minggu (26/6/2022).

Sementara itu, Camat Leuwiliang Daswara Sulanjana mengungkapkan, ada 64 titik longsor yang terjadi di Desa Purasari dan kawasan Cianteun, Leuwiliang. Diketahui, jalan terputus memiliki panjang 8 kilometer.

"Secara umum, pertama yang terdampak itu adalah Jalur Cianten-Sukabumi. Jjalan) yang terputus itu sepanjang 8 kilometer. Ada 20 titik longsoran besar dan 44 titik longsoran kecil. Jalan putus 2 titik, jembatan putus ada 1," kata Daswara.

Daswara menyebut proses evakuasi material longsor masih terus dilakukan hingga saat ini. Akses kebutuhan bagi warga Cianten dan Kebandungan kini disalurkan melalui jalur Parungkuda.


(aud/aud)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT