ADVERTISEMENT

Bangun Kampung Gembrong dari Infak, Gerindra DKI: Kenapa Nggak APBD?

Dwi Andayani - detikNews
Minggu, 03 Jul 2022 06:47 WIB
Ktua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani
Foto: Rani Mauliani (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Pembangunan Kampung Gembira Gembrong di Jaktim menggunakan dana infak dan sedekah saat salat Idul Fitri di JIS menimbulkan pertanyaan. Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi Gerindra Rani Mauliani mempertanyakan tidak digunakannya APBD dalam revitalisasi tersebut.

"Pembangunan Kampung Gembira bila memang dirasa diperlukan kenapa tidak direncanakan menggunakan uang APBD misalnya," ujar Rani saat dihubungi, Sabtu (2/7/2022).

Menurut Rani infak sebaiknya dimanfaatkan untuk hal yang lebih spesifik dalam keperluan warga tidak mampu. Menurutnya beberapa diantaranya yaitu bantuan pengambilan ijazah anak-anak yang tertahan hingga bantuan sosial (Bansos).

"Mungkin sih sebenarnya boleh-boleh saja, cuma kok kalau saya pribadi kalau urusan infak sebaiknya mungkin menurut saya bisa dimanfaatkan lebih spesifik untuk keperluan warga yang tidak mampu, yang membutuhkan bantuan," kata Rani.

"Semisal bagi anak-anak yang ijazahnya masih tertahan karena persoalan tunggakan pembayaran, kan selama ini bisa dibantu melalui Baziz. Jadi mungkin kalau infak bisa disumbang ke sana sehingga bisa menambah kuota bantuan penebusan ijazah, atau mungkin ke bansos lainnya," sambungnya.

Rani menilai pembangunan kampung seharusnya dapat dilakukan menggunakan APBD maupun alokasi dana lainnya.

"Menurut saya bila untuk pembangunan seharusnya menggunakan anggaran alokasi APBD atau alokasi dana lainnya misal mungkin bantuan CSR," imbuhnya.

Simak halaman selanjutnya

Saksikan juga Sosok minggu ini: Resa Boenard si "Princess Bantar Gebang"

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT