ADVERTISEMENT

PKB Beberkan Beda Koalisi Semut Merah dan Kebangkitan Indonesia Raya

Anggi Muliawati - detikNews
Jumat, 01 Jul 2022 19:56 WIB
Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid saat doa Bersama Ulama dan Habaib Halalbihalal Bersama Gus Muhaimin di Dyandra Convention Center, Surabaya, Minggu (22/5).
Jazilul Fawaid (Foto: dok. MPR RI)
Jakarta -

PKB dan Gerindra sepakat membangun koalisi menjelang Pemilu 2024. Meski begitu, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan komunikasi dengan PKS tetap berjalan.

"Masih terus jalan, dengan PKS jalan sebagai bagian dari silaturahim membangun komunikasi. Karena kita berkomunikasi dengan PKS, kemudian Demokrat. Istilahnya belum sampai titik final. Jadi kita akan tetap membangun komunikasi," kata Jazilul di NasDem Tower, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (1/7/2022).

Jazilul mengatakan, meski PKB telah berkoalisi dengan Gerindra, Koalisi Semut Merah dengan PKS tetap berjalan. Jazilul menepis anggapan PKB bermain di dua kaki.

"Bukan berdiri di dua kaki. Jadi Koalisi Semut Merah itu suatu gagasan yang dibangun bersama PKS untuk mencari teman koalisi. Nah, Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya itu adalah bagian yang lain Gerindra. Dicocokkanlah ininya, kebangkitan dan Indonesia raya. Tapi dengan Gerindra pun masih membuka komunikasi dengan partai yang lain. Membuka kerja sama," katanya.

Menurutnya, dua koalisi tersebut tidak bisa dileburkan menjadi satu. Meski begitu, dia mengatakan dua koalisi sama-sama memiliki tujuan untuk menang.

"Kalau saya pribadi sih tidak bisa meleburnya. Tapi kalau keinginan menang secara bersama-sama, kemudian menemukan titik temunya, saya yakin. Karena semua yang berkoalisi itu inginnya menang. Secara praktis, ya. Tapi kan ada proses komunikasi pada ujungnya," katanya.

Ketika ditanya perihal kecondongan, Jazilul mengatakan koalisi Kebangkitan Indonesia Raya dinilai lebih praktis. Sedangkan Koalisi Semut Merah, dia menyebut masih membutuhkan satu partai lagi.

"Beda, antara pacaran politik sama pacaran ini kan beda. Kalau dengan Gerindra lebih praktis karena dua partai sudah cukup. Jadi sudah 23 persen. Tapi kalau Semut Merah ini masih berdua ke mana-mana tidak cukup, jadi butuh satu partai lagi. Makanya kita bangun komunikasi dengan Demokrat," katanya.

Simak juga video 'PKB-Gerindra Buka Peluang Koalisi dengan Partai Lain':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT