ADVERTISEMENT

Profil 5 Dewan Pakar Hoegeng Awards 2022

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 01 Jul 2022 10:42 WIB
Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso selama hidupnya dikenal sebagai Kapolri yang berintegritas. Hoegeng juga memiliki sisi lain yang gemar melukis dan bermusik
Ilustrasi Jenderal Hoegeng (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Sembilan besar kandidat penerima Hoegeng Awards 2022 sudah terpilih. Tak lama lagi, tiga penerima Hoegeng Awards dari tiga kategori yang dipilih oleh lima orang Dewan Pakar akan diumumkan. Siapa saja mereka?

detikcom bekerja sama dengan Polri menghadirkan program Hoegeng Awards 2022. Inspirasi lahirnya program ini berlandaskan pada keyakinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bahwa masih banyak anggota Polri yang memiliki jiwa keteladanan seperti Hoegeng.

Proses pencarian polisi teladan dibuka mulai 14 Maret 2022 hingga ditutup pada 9 Mei 2022. Terdapat total 67.878 usulan masuk yang kemudian diseleksi secara teknis oleh panitia dan disaring berdasarkan tiga kategori: Polisi Berintegritas, Polisi Inovatif, Polisi Berdedikasi.

Acara puncak penganugerahan Hoegeng Awards 2022 digelar di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (1/7/2022) hari ini.

Untuk penilaian akhir para penerima Hoegeng Awards ini dilakukan oleh Dewan Pakar yang terdiri dari berbagai bidang. Mereka adalah Ketua Harian Kompolnas Irjen (Purn) Benny Mamoto dari unsur kepolisian, Ahmad Sahroni dari perwakilan Komisi III DPR yang lingkup tugasnya di bidang hak asasi manusia, dan keamanan.

Selain itu, ada nama Mohammad Choirul Anam, Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Sedangkan dari unsur masyarakat sipil ada nama Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Qotrunnada Wahid. Terakhir, dari pers dan media, yakni Pemimpin Redaksi detikcom Alfito Deannova.

Siapa saja mereka? Berikut ini profil lengkapnya.

1. Ketua Harian Kompolnas Irjen (Purn) Benny Mamoto

Dikutip dari laman resmi Kompolnas, Irjen (Purn) Dr Benny Josua Mamoto lahir di Ngadirejo, Temanggung, Jawa Tengah pada 7 Juni 1955. Ia pernah menjabat sebagai Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional. Dalam kariernya di Polri ia mencapai jenjang kepangkatan Inspektur Jenderal.

Selama kariernya banyak ditugaskan di bidang reserse, antara lain sebagai Penyidik Densus 88 Antiteror Polri, Kepala Unit I/Keamanan Negara-Separatis, Dit I/Kamtrannas Bareskrim Polri (2001), Wakil Direktur II/Ekonomi & Khusus Bareskrim Polri (2006), Wakil Sekretaris NCB-Interpol Indonesia (2007-2009), Direktur Badan Narkotika Nasional-BNN (2009-2012) berpangkat Brigadir Jenderal hingga Deputi Pemberantasan Narkotika BNN berpangkat Inspektur Jenderal (2012-2013).

Selain itu, Benny juga dikenal sebagai dosen pengajar di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan Universitas Indonesia.

Pimpinan Redaksi Detikcom Alfito Deannova Ginting, Ketua Harian Kompolnas Irjen Pol Purn  Benny Josua Mamoto, dan Komisioner Kompolnas Poengky Indarti melakukan rapat persiapan acara Hoegeng Award di kawasan Menara Bank Mega, Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (1/4).Pimpinan Redaksi Detikcom Alfito Deannova Ginting, Ketua Harian Kompolnas Irjen Pol Purn Benny Josua Mamoto, dan Komisioner Kompolnas Poengky Indarti melakukan rapat persiapan acara Hoegeng Award di kawasan Menara Bank Mega, Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (1/4). Foto: Pradita Utama

2. Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni

Dikutip dari situs DPR, Ahmad Sahroni adalah Wakil Ketua Komisi III DPR RI sekaligus pengusaha.

Dulunya Sahroni hanya anak kecil yang bekerja sebagai ojek payung. Usai lulus dari bangku pendidikan, dia pun langsung bekerja menjadi sopir seorang bos perusahaan BBM. Kala itu, dia bisa menjadi seorang sopir karena bantuan saudaranya yang merupakan rekan dari sang bos perusahaan besar itu.

Dari sana, kariernya meningkat, dari sopir, staf operasional hingga kepala operasional. Ia pernah menjadi Dirut PT Ruwanda Satya Abadi dan PT Ekasamudera Lima. Selain itu, Ahmad Sahroni juga pernah mengenyam pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi.

Ahmad Sahroni pun terjun ke politik dan bergabung dengan Partai NasDem. Ia pernah menjadi Ketua DPW Partai Nasdem DKI Jakarta. Ahmad Sahroni lolos ke Senayan dan menjadi Anggota DPR periode 2019-2024.

Ketua Pelaksana Formula E Jakarta Ahmad Sahroni mengatakan tiket Formula E untuk semua kategori telah ludes terjual. Tiket di dalam sirkuit pun habis.Ketua Pelaksana Formula E Jakarta Ahmad Sahroni mengatakan tiket Formula E untuk semua kategori telah ludes terjual. Tiket di dalam sirkuit pun habis. Foto: Rifkianto Nugroho

3. Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Mohammad Choirul Anam

Dikutip dari laman Komnas HAM, Choirul Anam merupakan pria kelahiran Malang, 25 April 1977. Ia jebolan jurusan Hukum Universitas Brawijaya, Malang.

Kariernya di bidang HAM dan hukum dimulai saat menjadi relawan Divisi Buruh, LBH Surabaya Pos Malang-YLBHI, (1999-2001). Ia juga pernah menjadi Koordinator Divisi Buruh Region Jawa-Bali (2000-2001).

Selain itu, ia pernah menjadi Kepala/Direktur Divisi Buruh YLBHI (2001-2002) dan Kepala Litbang HAM VHR (2002-2003). Ia terpilih menjadi anggota Komnas HAM periode 2017-2022.

Choirul AnamChoirul Anam Foto: Herianto Batubara/detikcom

4. Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Qotrunnada Wahid

Dikutip dari laman Unilever, Alissa Wahid dikenal luas karena sumbangsihnya di sektor sosial, khususnya tentang multikulturalisme, demokrasi serta hak asasi manusia, dan gerakan Muslim moderat di Indonesia. Puteri Gus Dur ini kini berfokus pada pengembangan kepemimpinan untuk para pemimpin muda antar agama.

Alissa adalah Direktur Nasional Gusdurian Network Indonesia (GNI) yang merangkul ribuan aktivis di seluruh Indonesia untuk mempromosikan dialog dan pemahaman antaragama, kemasyarakatan yang aktif, demokrasi dan hak asasi manusia.

Pada tahun 2019 ia ditunjuk oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sebagai Duta Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia. Alissa meraih gelar sarjana dan magister dalam bidang psikologi dari Universitas Gadjah Mada. Selain itu, Alissa juga merupakan komisaris PT Unilever.

Alissa WahidAlissa Wahid Foto: Herianto Batubara/detikcom

5. Pemimpin Redaksi detikcom Alfito Deannova

Dikutip dari laman Linkedin, Alfito Deannova Gintings mengawali kariernya sebagai adalah news anchor sekaligus jurnalis yang bergabung dengan Liputan 6 SCTV sejak tahun 2000 hingga tahun 2007. Ia kemudian bergabung dengan tvOne semenjak pertama TVone dibentuk oleh VIVA Group. Alfito pernah meraih Winner of 2010 Panasonic Award for News Talkshow. Alfito juga pernah menjadi Direktur Pemberitaan CNN Indonesia dan CEO CNBC.

Kini, pria jebolan S2 Komunikasi Politik UI ini menjadi Pimred detikcom. Selain itu, ia juga menjadi pengajar di Universitas Pancasila.

Editor in Chief detikcom Alfito Deannova jelang launching detikjabarEditor in Chief detikcom Alfito Deannova jelang launching detikjabar Foto: Wisma Putra/detikjabar

Simak juga 'Dewan Pakar Gelar Rapat Bahas 3 Kategori Hoegeng Award 2022':

[Gambas:Video 20detik]



(rdp/tor)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT