ADVERTISEMENT

Beragamnya Kandidat Hoegeng Awards 2022

Farih Maulana Sidik - detikNews
Jumat, 01 Jul 2022 08:30 WIB
Foto AKBP Irene diambil dari menpan.go.id
9 besar kandidat Hoegeng Awards 2022 (Foto: dok ist)

Kategori Polisi Inovatif

1. Wakapolda Papua Brigjen Eko Rudi Sudarto

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua Brigjen Eko Rudi Sudarto adalah polisi yang telah berupaya memenangkan hati dan pikiran warga Papua agar warga tidak tertarik dengan propaganda kelompok kriminal bersenjata (KKB). Brigjen Eko Rudi Sudarto dikenal sebagai polisi yang berhasil menjalankan pemberdayaan sosial warga, bahkan di sarang KKB. Dia mengedepankan cara sosial-kemanusiaan, bukan dengan angkat senjata.

Eko mempelopori Binmas Noken Papua sejak 2017. Tugas Binmas Noken memang menjauhkan masyarakat dari rasa simpati terhadap KKB. Pendekatan soft approach diterapkan Brigjen Eko. Senjata tidak dia taruh di dada meski ada bahaya yang mengancam.

Brigjen Eko memberdayakan aspek sosial-ekonomi masyarakat Papua lewat cara pelatihan ternak. Utamanya, ternak babi. Agama Islam yang dianut Eko tak menghalanginya untuk memberdayakan masyarakat Papua dengan hewan yang memang biasa dipelihara di Papua itu.

2. Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran adalah polisi yang dikenal militan menggencarkan vaksinasi di Jakarta Raya. Pria kelahiran Makassar, 14 Agustus 1968 itu adalah alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1991. Latar belakang Fadil Imran adalah di bidang reserse, polisi yang bertugas mencari informasi yang rahasia.

Jakarta Raya adalah daerah yang dikecamuk COVID-19 paling berat di Indonesia. Jakarta juga merupakan Ibu Kota, yang perlu senantiasa dijaga situasinya. Fadil selaku Kapolda Metro Jaya berinovasi menggencarkan vaksinasi.

Inovasi yang dijalankan Fadil berbentuk Vaksinasi Merdeka. Dengan program Vaksinasi Merdeka, warga Jakarta dan sekitarnya bisa lebih mudah mengakses vaksin virus Corona. Penanganan pandemi di episentrum pagebluk ini menjadi lebih terbantu karena inovasi Fadil.

Irjen Fadil juga mengusung program yang mewadahi anak muda yang kerap balap liar. Dalam program blak-blakan, Fadil Imran sudah berusaha memikirkan solusi untuk mengakhiri balap liar sejak dia menjadi Kapolsek Cengkareng pada 1998 dan Tanah Abang pada 2000.

3. Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin

AKBP Iman Imanuddin punya langkah inovatif untuk turut memberdayakan penyandang disabilitas. Dia merekrut penyandang disabilitas untuk bekerja di wilayah polresnya.

Inovasinya dijalankan kala Kapolres Kabupaten Bogor ini menjabat Kapolres Tangerang Selatan. Pintu pekerja harian lepas (PHL) dibukanya lebar-lebar, masuklah para penyandang disabilitas, salah satunya Zaenuddin.

Zaenuddin adalah PHL multimedia yang bekerja sejak Februari lalu. Ada tujuh penyandang disabilitas, ada laki-laki dan ada perempuan, yang ditempatkan di Polres dan polsek-polsek kawasan Tangerang Selatan.

Kepala BPN Tangsel juga memberikan kesaksian. Bahkan, saking manusiawinya, dia memasang AC di kamar sel tahanan tersangka. Di matanya, AKBP Iman sangat memanusiakan manusia. Meski begitu, Iman tidak pernah membanggakan dirinya sendiri.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT