ADVERTISEMENT

Luhut Cerita Bareng Prabowo Bentuk Pasukan Elite Sat-81 Gultor Kopassus

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 30 Jun 2022 20:11 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan
Luhut Binsar (Wilda Nufus/detikcom)

Berangkat dari kesetiaan sebagai prajurit itu, maka muncullah tulisan 'Siap, Setia, dan Berani' di bendera Detasemen 81. Luhut pun menjelaskan maksud dari 3 kata itu.

"Itu sebabnya kami sebutkan di dalam bendera Dan 81 itu kami sebut Siap, Setia, Berani. Siap kapan saja dia siap operasi, Setia dia tunduk taat kepada Sapta Marga dan tegal lurus pada organisasi dan tidak ada yang bisa mempengaruhi dan Berani dia berani melakukan tugasnya dengan apapun konsekuensinya," katanya.

Pesan Luhut

Luhut meminta pasukan Detasemen 81 tidak mudah berbangga diri dan sombong. Dia berpesan agar sumpah Sapta Marga selalu dipegang.

"Saya sekali lagi sebagai seorang senior dan pendiri dari kesatuan ini sudah banyak prestasi-prestasi yang kalian capai jangan cepat berbangga diri atau jadi sombong. Bangga boleh tapi jangan sombong. Saya minta kalian ingat tidak pernah atau jangan pernah lari dari Sapta Marga dan sumpah prajurit, itu pegangan kalian," jelasnya.

"Saya pendiri, saya komandan pertama, tapi saya adalah purnawirawan, kalian ke saya tidak punya garis komando, tetapi kalian tetap hormati senior-senior yang pernah bertugas di tempat kalian," tuturnya.

Luhut menambahkan, tugas Detasemen 81 ke depannya akan makin berat. Karena itu, Luhut meminta standar seleksi Detasemen harus terus dipegang dan dipertahankan untuk mencari prajurit yang andal.

"Ke depan tugas kalian makin berat dan saya berharap juga pada Kopassus untuk kalian selection source jangan pernah diturunkan standarnya. Standar penerimaan di Detasemen 81 saya minta tetap dipertahankan, latihan spesialisasi itu jangan pernah dikurangi, gerilya itu jangan pernah dikurangi, karena itu adalah basis dari pasukan khusus," jelasnya.


(lir/knv)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT