ADVERTISEMENT

Sidang Suap Dana PEN

Jaksa Beberkan Foto Pertemuan Eks Bupati Koltim-Eks Dirjen Kemendagri

Zunita Putri - detikNews
Kamis, 30 Jun 2022 17:36 WIB
Sidang kasus dugaan suap dana PEN
Sidang kasus dugaan suap dana PEN (Zunita Amalia/detikcom)
Jakarta -

Jaksa KPK mengungkap pertemuan antara mantan Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri Mochamad Ardian Noervianto dan Bupati Kolaka Timur (Koltim) Andi Merya. Pertemuan itu juga dikonfirmasi oleh Kepala Bappeda Litbang Koltim Mustakim Darwis.

Jaksa menampilkan foto itu dalam sidang lanjutan terdakwa M Ardian Noervianto dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muna Laode M Syukur di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (30/6/2022). Awalnya, jaksa mengkonfirmasi perihal foto itu ke Kasubdit Pinjaman Daerah dan Obligasi Daerah Yuniar Dyah Prananingrum, namun dia tidak tahu pertemuan tersebut.

Meski begitu, Yuniar membenarkan bahwa foto yang ditampilkan jaksa adalah M Ardian dan foto itu diambil di ruangan M Ardian kala itu.

"(Foto) di ruangan bapak dirjen (M Ardian)," katanya.

"Tahu ini sama siapa?" tanya jaksa.

"Tidak tahu," jawab Yuniar.

Yuniar mengaku tidak tahu pertemuan Ardian dan Andi Merya. Sebab, ruangan dia dan Ardian berbeda lantai.

"Selain Andi Merya yang ketemu langsung di ruang terdakwa, adakah daerah lain yang Ibu lihat?" tanya jaksa lagi.

"Pernah ada mendampingi beliau menerima Walkot Kendari," kata Yuni.

Jaksa KPK lantas mengkonfirmasi pertemuan itu ke Mustakim Darwis yang juga duduk sebagai saksi dalam sidang. Mustakim membenarkan adanya pertemuan M Ardian dengan Andi Merya.

"Saya diajak, Bu Bupati meminta saya untuk temui Pak Dirjen," kata Mustakim dalam sidang.

"(Bertemu) dalam rangka konsultasi PEN," lanjut Mustakim.

Dalam sidang ini, jaksa juga membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Mustakim tentang pertemuan Andi Merya dan M Ardian. Berikut ini BAP-nya:

Saudara Andi Merya minta saya mendampingi untuk ke Kemendagri dalam rangka konsultasi PEN. Saat di Kemendagri Andi Merya bertemu Dirjen M Ardian sekitar siang hari, sepengetahuan saya pertemuan tersebut dihadiri Sukarman dan seorang laki-laki yang saya nggak kenal, saya sendiri nggak ikut bertemu karena saya sampai Jakarta pukul 15.00 WIB. Saya hanya bertemu laki-laki di Gedung Kemendagri.

BAP itu dibenarkan Mustakim. Dia membenarkan bahwa foto yang ditampilkan jaksa KPK itu adalah pertemuan yang dia maksud di BAP.

"(Usai pertemuan) disampaikan Andi Merya ke saya, katanya habis ketemu Pak Dirjen dan minta ditindaklanjuti lengkapi dokumen-dokumen PEN," jelas Mustakim.

Dakwaan Ardian

Duduk sebagai terdakwa adalah M Ardian dan Laode M Syukur. Ardian didakwa menerima suap Rp 2,405 miliar dari Bupati Kolaka Timur Andi Merya dan LM Rusdianto Emba berkaitan dengan dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Kolaka Timur 2021.

Ardian didakwa melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 jo Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

(zap/knv)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT