ADVERTISEMENT

Polri Respons Kritik Fadli Zon soal Pembentukan Satgas Nusantara

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Kamis, 30 Jun 2022 12:09 WIB
Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo
Kadiv Humas Polri (Foto: Dok. Polri)
Jakarta -

Anggota Komisi I DPR Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon mengkritik pembentukan Satgas Nusantara untuk mencegah polarisasi jelang Pemilu 2024. Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan Satgas Nusantara sudah ada sejak Pemilu 2019.

"Jadi gini loh ini kan yang sudah kita lakukan di tahun 2019. Satgas Nusantara itu fungsinya cooling system," ujar Dedi kepada wartawan, Kamis (30/6/2022).

Dedi mengatakan Satgas Nusantara melibatkan banyak pihak. Dia menyebut Satgas Nusantara dibentuk untuk memitigasi tersebarnya hoax dan ujaran kebencian.

"Tentunya Satgas Nusantara tidak bekerja sendiri. Bekerja sama dengan seluruh komponen bangsa dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dengan wartawan dengan media untuk memberikan literasi yang sejuk," ujar Dedi.

"Menjaga persatuan, untuk memitigasi berita-berita hoax. Kemudian termasuk itu berita-berita ujaran kebencian yang mengatasnamakan memecah belah bangsa itu yang sama-sama kita kelola," ucap Dedi.

Dedi mengatakan Satgas Nusantara berhasil mencegah hoax pada masa Pemilu 2019. Selain itu, dia menyebut Satgas Nusantara bisa mendinginkan ketegangan selama masa Pemilu.

"Itu di tahun 2019 adanya cooling system seperti itu kan berhasil, itu kan konsepnya Pak Tito itu. Jangan sampai terjadi overheat. Overheat itu kan bisa meledak ya meledaknya itu apa dengan cara cooling system," ujarnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan Video 'Cegah Polarisasi Jelang Pemilu 2024, Polri Bentuk Satgas Nusantara':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT