ADVERTISEMENT

5 Fakta Gempar Motor Parkir dalam Masjid di Jakbar

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 30 Jun 2022 08:35 WIB
Sebuah masjid di Jakbar menjadi sorotan di medsos karena menjadi tempat parkir motor. Berikut penjelasan dari pihak Dewan Kemakmuran Masjid (DKM). (Wildan N/detikcom)
Foto: Sebuah masjid di Jakbar menjadi sorotan di medsos karena menjadi tempat parkir motor. Berikut penjelasan dari pihak Dewan Kemakmuran Masjid (DKM). (Wildan N/detikcom)

3. Parkir Pengunjung-Karyawan Mal

Abdul, yang juga Ketua RW 05, mengatakan memang banyak masyarakat yang parkir di sana, terutama pengunjung dan karyawan mal.

Dia menegaskan tidak ada alih fungsi masjid menjadi sarana parkir di sana. Dia juga menjelaskan, teras masjid yang dijadikan tempat parkir di sana untuk mengumpulkan dana guna membangun masjid.

"Tidak ada itu (alih fungsi mesjid). Kita sedang persiapan. Jadi nanti motor tidak ada di tempat halaman masjid, akan berpindah ke samping. Ini nanti pure jadi masjid dua lantai. Tapi kan waktu, kalau mau cepet, yuk pada nyumbang-lah muslim. Saya punya Rp 100 juta, saya punya Rp 200 juta, Sangkuriang, satu minggu saya jadiin," kata dia.

Dia mengatakan, sebelum masjid berdiri, lahan tersebut memang sudah menjadi tempat parkir. Pada 2017, pihak RW menginisiasi pembangunan masjid di lokasi tersebut.

4. Uang Parkir untuk Bangun Masjid

Abdul juga menjelaskan soal selotip yang terpasang di dalam masjid yang menjadi lokasi parkir motor. Dia mengatakan selotip itu terpasang memang untuk parkir motor.

Abdul mengatakan teras tersebut dijadikan untuk tempat salat hanya untuk salat Jumat atau hari-hari besar Islam.

"Kalau yang di depannya itu khusus untuk salat Jumat dan hari-hari besar. Selotip yang kita buat itu menandakan kiblat. Jadi bukan bahwasanya dengan selotip itu masyarakat salat di samping motor," kata Abdul.

Dia mengatakan, untuk salat wajib lima waktu, pihak DKM menyediakan ruangan berukuran 8 x 12 meter di bagian dalamnya. Abdul mengatakan memang banyak masyarakat yang memarkirkan kendaraan di sana, terutama pengunjung dan karyawan mal.

Dia menegaskan tidak ada alih fungsi masjid menjadi sarana parkir di sana. Dia juga menjelaskan teras masjid yang dijadikan tempat parkir di sana untuk mengumpulkan dana guna membangun masjid.

"Kita sedang persiapan. Jadi nanti motor tidak ada di tempat halaman masjid, akan berpindah ke samping. Ini nanti pure jadi masjid dua lantai. Tapi kan waktu, kalau mau cepat yuk pada nyumbanglah umat muslim. Saya punya Rp 100 juta, saya punya Rp 200 juta, Sangkuriang, satu minggu saya jadiin," kata dia.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT