ADVERTISEMENT

Teras Masjid di Jakbar Sempat Jadi Parkir Motor, DKM: Cari Dana Pembangunan

Wildan Noviansah - detikNews
Rabu, 29 Jun 2022 13:36 WIB
Masjid di Jakarta Barat yang viral dijadikan lokasi parkir.
Masjid di Jakarta Barat yang viral dijadikan lokasi parkir. (Wildan Noviansah/detikcom)
Jakarta -

Masjid Al Ikhlas di Tambora, Jakarta Barat (Jakbar), viral lantaran area teras dijadikan tempat parkir motor untuk pengunjung mal. Ketua DKM Masjid Abdul Ghofur mengatakan parkir yang disediakan di masjid untuk mencari dana pembangunan.

"Tidak ada itu (alih fungsi masjid). Kita sedang persiapan. Jadi nanti motor tidak ada di tempat halaman masjid, akan berpindah ke samping," kata Abdul kepada wartawan, Rabu (29/6/2022).

Abdul menuturkan nantinya masjid itu akan digunakan sepenuhnya untuk ibadah. Namun dia mengatakan perlu waktu karena masih proses pengumpulan dana pembangunan.

"Ini nanti pure jadi masjid dua lantai. Tapi kan waktu, kalau mau cepet yuk pada nyumbang lah umat muslim. Saya punya Rp 100 juta, saya punya Rp 200 juta, Sangkuriang, satu minggu saya jadiin," kata dia.

"Kita membangunnya di masa pandemi. Dan kita mencari dananya tidak ada bantuan dari pemerintah murni semua dari parkiran. Tidak membuat jaring di jalanan yang akhirnya mengganggu lalin," tutur Abdul.

Dia mengatakan, sebelum masjid berdiri, lahan tersebut memang sudah menjadi tempat parkir. Pada 2017, pihak RW menginisiasi pembangunan masjid di lokasi tersebut.

Dia mengatakan pendapatan hasil parkir pun bisa dipakai untuk mengembangkan masjid. Abdul mengatakan pihak DKM juga sudah berkoordinasi dengan pihak kelurahan hingga kecamatan terkait ketentuan teras masjid yang dijadikan lahan parkir.

Penjelasan DKM soal Video Viral

Abdul membenarkan area teras masjid yang dipasang selotip kerap dijadikan tempat parkir. Namun setiap Jumat atau hari-hari besar Islam, teras tersebut dijadikan tempat salat.

"Kalau yang di depannya itu khusus untuk salat Jumat dan hari-hari besar. Selotip yang kita buat itu menandakan kiblat. Jadi bukan bahwasanya dengan selotip itu masyarakat salat di samping motor," kata Abdul saat ditemui di lokasi.

Sementara itu, untuk salat wajib lima waktu, pihak DKM menyediakan ruangan berukuran 8x12 meter di bagian dalamnya.

"Iya di dalam ukurannya 8x12 meter," ujarnya.

Sementara itu, seorang warga bernama Wisnu (31) mengatakan masjid tersebut sudah lama dipakai untuk parkir kendaraan roda dua. Dia mengatakan motor tidak diparkir di area ibadah.

"Memang suka banyak yang parkir dari dulu. Kebanyakan yang ke mal sama masyarakat. Awalnya sebelum viral nggak jadi masalah. Soalnya kan parkirnya juga bukan di tempat salat. Tempat salat itu ada di dalam," ujar Wisnu.

Simak juga 'Aksi Penangkapan Dua Tahanan Lapas Lubuklinggau yang Kabur':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/jbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT