ADVERTISEMENT

Menag Kaji Usul Dasco soal Embarkasi Terpusat di Aceh Usai Musim Haji

Eva Safitri - detikNews
Rabu, 29 Jun 2022 17:17 WIB
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas
Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengusulkan embarkasi haji dipusatkan di Aceh untuk tahun berikutnya. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas akan mengkaji usulan itu setelah musim haji rampung.

"Nanti setelah musim haji, kita akan kaji bersama," kata Yaqut kepada detikcom, Rabu (29/6/2022).

Sebelumnya, Sufmi Dasco Ahmad mengusulkan Aceh menjadi satu-satunya embarkasi dalam memberangkatkan calon jemaah haji asal Indonesia ke Arab Saudi pada tahun berikutnya. Dasco menyebut ada sejumlah alasan yang patut dipertimbangkan soal usulannya.

"Jarak tempuh hanya 6 jam (dari Aceh ke Arab Saudi), kemudian secara historis, kita semua kan tahu, Aceh itu dikenal dengan Serambi Mekah," kata Dasco dalam keterangan tertulis 'Sufmi Dasco Usul Aceh Serambi Mekah Jadi Satu-satunya Embarkasi', Rabu (29/6/2022).

Dasco menyebut usulan ini diharapkan dapat menekan biaya haji agar lebih efektif dan efisien. Dasco menyebut usulan ini, jika diterima, juga harus dibarengi dengan pelayanan maksimal.

"Sehingga, secara pembiayaan, tidak terlalu memberatkan bagi para jemaah haji. Namun, tetap dengan pelayanan yang berkualitas dan optimal," kata Dasco

Ketua Harian Partai Gerindra itu meminta komisi DPR terkait, Komisi VIII DPR RI, dan juga Kementerian Agama RI mengkaji usul tersebut secara mendalam dan komprehensif.

Respons Komisi VIII DPR

Ketua Komisi VIII Yandri Susanto mengapresiasi usulan Sufmi Dasco Ahmad terkait embarkasi jemaah haji RI yang terpusat di Aceh. Namun, menurut Yandri, perlu analisis mendalam terkait usulan tersebut.

"Kita menghargai semua usul tentang perbaikan ibadah haji, termasuk perubahan embarkasi di Aceh dari Bang Dasco, tapi memang persoalan haji ini kan tidak hanya persoalan embarkasi, jadi banyak persoalan lain yang mesti dianalisis mendalam," kata Yandri kepada wartawan.

Yandri mengatakan embarkasi yang ada saat ini sudah tepat. Yandri menyebut pelayanan mutu asrama harus ditingkatkan.

"Jadi oleh karena itu, boleh saja usul, tapi memang perlu dikaji lebih dalam. Tapi menurut saya, alangkah baiknya kalau pelayanan haji itu tetap seperti embarkasi sekarang, tapi asrama haji perlu ditingkatkan mutunya, kualitasnya. Sekarang memang sudah baik dibandingkan dengan tahun lalu," katanya Yandri.

(eva/gbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT