ADVERTISEMENT

Polisi Periksa Pihak Proyek Terkait Kasus Tandon Air LRT Jebol

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Rabu, 29 Jun 2022 16:51 WIB
Tandon air proyek LRT Jabodetabek yang jebol di Jalan Rasuna Said
Tandon air proyek LRT Jabodetabek yang jebol di Jalan Rasuna Said (Rakha Arlyanto Darmawan/detikcom)
Jakarta -

Kasus jebolnya tandon air proyek LRT di Jalan Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, diusut polisi. Terkini, polisi telah memeriksa pihak proyek tandon air tersebut.

"Betul, baru ada 1 pelaksana lapangan aja," ungkap Kanit Reskrim Polsek Metro Setiabudi Kompol Suparmin saat dihubungi, Rabu (29/6/2022).

Suparmin menjelaskan, pihak proyek dimintai keterangan terkait sejumlah data terkait insiden tersebut. Namun dia tidak menjabarkan hasil pemeriksaan itu secara terperinci.

"Data awal, terus tugasnya ngapain itu aja kan. Masih proses kita belum bisa jelaskan," kata Suparmin.

Suparmin menyebut proyek tandon air itu kini dihentikan sementara waktu. Polisi berencana memanggil lagi pihak proyek tandon tersebut.

"Sementara dihentiin dulu. Iya akan panggil pihak proyek lagi. Ini masih dalam penyelidikan," ujarnya.

5 Orang Jadi Korban

Seperti diketahui, tandon air proyek LRT di Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, jebol pada Selasa (28/6) sore. Sebanyak 5 orang dilaporkan terkena limpasan air.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (28/6), sekitar pukul 16.30 WIB sore. Kapolsek Metro Setiabudi Kompol Agung Permana menyebut kelima korban kemudian dibawa ke rumah sakit.

"Korban di rumah sakit lima orang. Tiga laki-laki, dua wanita," kata Agung saat dimintai konfirmasi, Selasa (28/6).

(rak/lir)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT