ADVERTISEMENT

Outlet Holywings di Kabupaten Tangerang Ditutup, Bagaimana Nasib Pekerjanya?

Khairul Ma'arif - detikNews
Rabu, 29 Jun 2022 15:50 WIB
Pemkab Tangerang Segel 3 Outlet Holywings di Wilayahnya (Khairul/detikcom)
Pemkab Tangerang Segel 3 Outlet Holywings di Wilayahnya (Khairul/detikcom)
Tangerang -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menutup tiga outlet Holywings di wilayahnya. Bagaimana nasib para karyawannya?

"Kita juga akan bicarakan dengan pihak pengembangnya, pengusaha (soal) kemungkinan-kemungkinan, solusinya, seperti apa," ujar Sekda Kabupaten Tangerang Maesyal Rasyid kepada wartawan, Rabu (29/6/2022).

Maesyal menekankan nasib pekerja Holywings usai tempat kerja mereka ditutup bukan hanya tanggung jawab Pemkab Tangerang. Pemilik Holywings juga harus turut bertanggung jawab atas nasib para pekerjanya.

"Kan bukan hanya Pemkab saja yang bertanggung jawab. Mereka juga harus turut bertanggung jawab dengan kejadian seperti ini. Kita sama-sama bicarakan dengan mereka," ungkapnya.

Maesyal menjelaskan alasan mengganggu ketertiban umum menjadi salah satu alasan outlet-outlet Holywings di Kabupaten Tangerang ditutup. Dia mengatakan, Pemkab akan segera mencabut izin usaha Holywings segera.

"Secepatnya (cabut izin). Sekarang kita tutup dulu karena perintah dari pimpinan, disegel dulu. Segera kita akan keluarkan surat resminya menyusul, hari ini juga. Terus berikutnya nanti kita akan bahas dengan tim (soal) langkah-langkah berikutnya," tutur Maesyal.

Menurut Maesyal, Holywings melanggar Perda Nomor 20 Tahun 2004 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum. Menurutnya, jelas di Pasal 2, Pasal 2 ayat 1, dilarang membuat keributan, keonaran sekitar tempat tinggal tempat usaha dan tempat lainnya, atau segala sesuatu yang mengganggu ketentraman orang lain.

"Kami melihatnya sudah menjadi kegaduhan, ada beberapa orang yang WhatsApp kepada saya bagaimana itu upaya pemerintah daerah terhadap Holywings di Kabupaten Tangerang, ada masyarakat yang WhatsApp itu ke saya. Dari komponen lainnya, ada yang meminta supaya cepat Pak Bupati selaku kepala daerah melakukan tindakan," jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan penutupan ini dilakukan berdasarkan dua pertimbangan yang dilakukan. Menurutnya, dua pertimbangan tersebut ialah terkait izin usaha dan mengganggu ketertiban umum.

"Kami Pemkab Tangerang, akan menutup seluruh gerai Holywings yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang. Terkait bukan saja masalah perizinan, tapi juga Perda Nomor 20 Tahun 2004 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum," kata Zaki kepada wartawan di Pendopo Bupati Tangerang, Rabu (29/6/2022).

(mae/mae)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT