ADVERTISEMENT

Anggota DPR Puji Jaksa Agung-Menteri BUMN soal Penyidikan Garuda

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 28 Jun 2022 17:37 WIB
Kejagung menetapkan mantan Dirut PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar dan Mantan Dirut PT Mugi Rekso Abadi Soetikno Soedardjo sebagai tersangka. Hal itu disampaikan oleh Jaksa Agung St Burhanuddin di Gedung Kartika Kejaksaan Agung, Senin (27/6/2022).
Menteri BUMN Erick Thohir dan Jaksa Agung ST Burhanuddin (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Rudi Hartono Bangun mendukung Jaksa Agung ST Burhanuddin terkait pengusutan kasus dugaan korupsi PT Garuda Indonesia. Dia berharap kasus diungkap tuntas.

"Saya apresiasi Jaksa Agung yang mengusut, menyelidik, dan menyidik permainan direksi-direksi di BUMN," kata Rudi kepada wartawan, Selasa (28/6/2022).

Dia melihat pengungkapan praktik rasuah di perusahaan pelat merah yang dilakukan Kejaksaan Agung (Kejagung) tak terlepas dari kolaborasi dengan Menteri BUMN Erick Thohir.

Menurutnya, keseriusan Jaksa Agung ST Burhanuddin menjadi bagian dari upaya membantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberantas praktik korupsi yang diduga dilakukan para elite BUMN. Praktik korupsi perlu diberantas demi masyarakat Indonesia.

Rudi melihat kolaborasi antara Erick Thohir dan Jaksa Agung dalam memberantas praktik korupsi di perusahaan pelat merah akan semakin agresif.

"Tentu kita berharap agar (kolaborasi) semakin agresif, memeriksa indikasi-indikasi di ratusan BUMN dan anak perusahaannya yang selama ini lemah secara pengawasan," ucapnya.

Rudi mengingatkan terdapat Rp 1.800 triliun uang dan aset di BUMN yang nilainya serupa APBN Indonesia. Namun, menurutnya, pengawasannya belum maksimal. Celah ini yang dinilai memunculkan permainan, seperti yang terjadi di Garuda, juga kasus Jiwasraya, ASABRI, hingga Taspen.

Dia berharap pengawasan tak hanya terpaku pada lembaga penegak hukum, seperti Kejaksaan Agung. Dia ingin masyarakat dan seluruh elemen ikut mengawasi kinerja perusahaan pelat merah.

Sebelumnya, guru besar ilmu hukum Universitas Al Azhar Indonesia Suparji Ahmad menilai kolaborasi antara Menteri BUMN Erick Thohir dan Jaksa Agung ST Burhanuddin positif untuk penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

Menurutnya, langkah Erik Thohir bekerja sama dengan Kejagung bagian dari upaya membersihkan dan menyehatkan BUMN dari praktik korupsi.

"(Duet Erick Thohir dan Jaksa Agung) merupakan kolaborasi yang baik, bagian dari upaya menyehatkan dan membersihkan BUMN dari praktik yang merugikan keuangan negara," kata Suparji.

Simak video 'Waw! Kerugian Korupsi Garuda Indonesia Capai Rp 8,8 Triliun!':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/fjp)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT