Polisi: DJ Joice Konsumsi Narkoba Sejak 2018 buat Kepuasan

ADVERTISEMENT

Polisi: DJ Joice Konsumsi Narkoba Sejak 2018 buat Kepuasan

Karin Nur Secha - detikNews
Selasa, 28 Jun 2022 14:37 WIB
DJ Joice bersama ketiga rekan ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Dia mengaku menggunakan sabu sejak 2018 untuk kepuasan. (Karin NS/detikcom)
DJ Joice bersama ketiga rekan ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Dia mengaku menggunakan sabu sejak 2018 untuk kepuasan. (Karin NS/detikcom)
Jakarta -

Disk jockey (DJ) Joice ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Joice mengaku menggunakan sabu atas beberapa alasan.

"Menurut keterangan tersangka, dia dapat ketenangan, kepuasan, dan perasaan bahagia," kata Wakasat Narkoba Polres Jaksel AKP Billy Gustiano Barman di kantornya, Jl Wijaya I, Jaksel, Selasa (28/6/2022).

Joice, yang bernama asli Anisa Choerunnisa, ditangkap di sebuah rumah kos di Jalan Kemang Utara, Mampang Prapatan, Jaksel. Di lokasi tersebut, Joice didapati tengah mengkonsumsi sabu bersama ketiga orang lainnya.

Tiga orang lainnya ialah pria berinisial IS (26) serta dua perempuan berinisial FA (31) dan N (26). Di lokasi ditemukan barang bukti berupa dua klip sabu seberat 0,71 gram.

Diduga sabu seberat 0,71 gram tersebut sisa dari barang haram yang dikonsumsi. Kepada polisi, Joice juga mengaku sudah bertahun-tahun mengkonsumsi narkoba.

"Bahwa yang bersangkutan tersangka sudah memakai narkoba sejak 2018," ucapnya.

Apakah Joice menggunakan sabu saat ingin tampil sebagai DJ?

"Dia makai memang pas mau niat memakai sabu saja, gitu," katanya.

Simak video 'Kronologi Penangkapan DJ Joice Challista':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Para tersangka mengaku membeli sabu dari pemasok di Jakarta Timur (Jaktim). Polisi akan mengusut kasus ini hingga ke pemasok tersebut.

"Pastinya, kita akan tindak lanjuti hingga ke pemasok tersebut," ucapnya.

DJ Joice Jadi Tersangka

DJ Joice bersama tiga rekannya ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan narkoba dan psikotropika. Mereka dijerat Pasal 127 UU No 35 Tahun 2009.

Berikut ini bunyi Pasal 127:

Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar

(jbr/mei)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT